PROKALTENG.CO-Viral di media sosial seorang ibu paruh baya di Tarakan diterkam buaya berukuran 3 meter hingga mengalami patah tulang pada bagian kaki saat beraktivitas di sekitar Waduk Persemaian, Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat, Senin (19/1) sore.
Peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 15.15 WITA. Korban yang belum diketahui identitasnya saat itu tengah mengambil rumput di tepi waduk untuk pakan ternak sapi. Tanpa diduga, seekor buaya tiba-tiba menerkam kaki korban hingga membuatnya terjatuh dan berteriak minta tolong.
Dikutip dari laman resmi Tribatanews Polri, teriakan korban terdengar oleh personel Bag SDM Polri yang sedang melaksanakan kegiatan pembinaan fisik calon siswa Polri di sekitar lokasi.
Mendengar adanya serangan buaya, petugas langsung bergegas menuju waduk untuk memberikan pertolongan.
“Personel berupaya melepaskan gigitan buaya yang diperkirakan berukuran panjang sekitar 3 meter dengan lebar kurang lebih 40 sentimeter dari kaki korban,” tulis laporan website tersebut, dikutip Selasa (20/1).
Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, korban segera dibawa menggunakan kendaraan dinas Bag SDM ke Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT).
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka berat berupa patah tulang pada bagian betis kaki kanan yang diduga kuat disebabkan oleh gigitan buaya. Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Pihak berwenang mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar perairan, terutama di kawasan yang diketahui menjadi habitat buaya, guna mencegah kejadian serupa terulang. (jpg)
PROKALTENG.CO-Viral di media sosial seorang ibu paruh baya di Tarakan diterkam buaya berukuran 3 meter hingga mengalami patah tulang pada bagian kaki saat beraktivitas di sekitar Waduk Persemaian, Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat, Senin (19/1) sore.
Peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 15.15 WITA. Korban yang belum diketahui identitasnya saat itu tengah mengambil rumput di tepi waduk untuk pakan ternak sapi. Tanpa diduga, seekor buaya tiba-tiba menerkam kaki korban hingga membuatnya terjatuh dan berteriak minta tolong.
Dikutip dari laman resmi Tribatanews Polri, teriakan korban terdengar oleh personel Bag SDM Polri yang sedang melaksanakan kegiatan pembinaan fisik calon siswa Polri di sekitar lokasi.
Mendengar adanya serangan buaya, petugas langsung bergegas menuju waduk untuk memberikan pertolongan.
“Personel berupaya melepaskan gigitan buaya yang diperkirakan berukuran panjang sekitar 3 meter dengan lebar kurang lebih 40 sentimeter dari kaki korban,” tulis laporan website tersebut, dikutip Selasa (20/1).
Setelah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, korban segera dibawa menggunakan kendaraan dinas Bag SDM ke Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT).
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka berat berupa patah tulang pada bagian betis kaki kanan yang diduga kuat disebabkan oleh gigitan buaya. Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Pihak berwenang mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar perairan, terutama di kawasan yang diketahui menjadi habitat buaya, guna mencegah kejadian serupa terulang. (jpg)