25.2 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

Pacari Istri Orang, Jantung Pria 25 Tahun Ditusuk

PROKALTENG.CO-Pardiansyah, 25 tahun, mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Suaka Insan, Kamis (15/7) malam.

Warga Desa Barikin, Kabupaten Hulu Sungai Tengah itu ditusuk hingga mengenai jantungnya di kawasan Banjarmasin Barat.

Penusuknya adalah Rifani, 36 tahun, warga Jalan Manunggal, Tamban, Kabupaten Barito Kuala. Beberapa jam setelah penusukan, pelaku menyerahkan diri kepada polisi.

Latar belakang kasus, korban yang bekerja sebagai buruh las di PT DML Dockyard nekat memacari istri pelaku.
Sore itu, pelaku menunggu korban di dok kapal Jalan PM Noor. Begitu Pardi keluar, Rifani dan seorang temannya mendekat.

Mereka sempat adu mulut. Orang-orang di sana sudah mencoba melerai.

Rupanya, amarah yang tak terbendung, menyebabkan Rifani menarik belatinya. Langsung ditikamkan ke dada Pardi.

Baca Juga :  Sewa Mobil, Ternyata Dijual

Korban roboh dan pelaku kabur ke arah Pelabuhan Trisakti. Oleh rekan kerjanya, korban dilarikan ke rumah sakit, tapi nyawanya tak tertolong.

Tim gabungan Reskrim Polsek Banjarmasin Barat yang dipimpin Kapolsek AKP Faizal Rahman dan Kanit Reskrim Ipda Hendra Agustian Ginting dibantu Resmob Polda Kalsel, Jatanras dan Timsus Polresta Banjarmasin, memburunya sampai desa asalnya. Tapi berkat bujukan keluarga, pelaku mendatangi mapolresta untuk menyerahkan diri.

Ginting menerangkan, pelaku masih diperiksa. “Motifnya masih didalami, nanti begitu rampung, kami buka ke teman-teman wartawan,” ujarnya mewakili kapolsek, kemarin (16/7).

Jenazah langsung dibawa ke kampung halamannya di HST. Dibantu ambulans relawan MG Elang Utara, mengingat korban bukan orang berada.

Baca Juga :  Nyinyir soal KRI Nanggala, Ditangkap, Lalu Minta Maaf

PROKALTENG.CO-Pardiansyah, 25 tahun, mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Suaka Insan, Kamis (15/7) malam.

Warga Desa Barikin, Kabupaten Hulu Sungai Tengah itu ditusuk hingga mengenai jantungnya di kawasan Banjarmasin Barat.

Penusuknya adalah Rifani, 36 tahun, warga Jalan Manunggal, Tamban, Kabupaten Barito Kuala. Beberapa jam setelah penusukan, pelaku menyerahkan diri kepada polisi.

Latar belakang kasus, korban yang bekerja sebagai buruh las di PT DML Dockyard nekat memacari istri pelaku.
Sore itu, pelaku menunggu korban di dok kapal Jalan PM Noor. Begitu Pardi keluar, Rifani dan seorang temannya mendekat.

Mereka sempat adu mulut. Orang-orang di sana sudah mencoba melerai.

Rupanya, amarah yang tak terbendung, menyebabkan Rifani menarik belatinya. Langsung ditikamkan ke dada Pardi.

Baca Juga :  Sewa Mobil, Ternyata Dijual

Korban roboh dan pelaku kabur ke arah Pelabuhan Trisakti. Oleh rekan kerjanya, korban dilarikan ke rumah sakit, tapi nyawanya tak tertolong.

Tim gabungan Reskrim Polsek Banjarmasin Barat yang dipimpin Kapolsek AKP Faizal Rahman dan Kanit Reskrim Ipda Hendra Agustian Ginting dibantu Resmob Polda Kalsel, Jatanras dan Timsus Polresta Banjarmasin, memburunya sampai desa asalnya. Tapi berkat bujukan keluarga, pelaku mendatangi mapolresta untuk menyerahkan diri.

Ginting menerangkan, pelaku masih diperiksa. “Motifnya masih didalami, nanti begitu rampung, kami buka ke teman-teman wartawan,” ujarnya mewakili kapolsek, kemarin (16/7).

Jenazah langsung dibawa ke kampung halamannya di HST. Dibantu ambulans relawan MG Elang Utara, mengingat korban bukan orang berada.

Baca Juga :  Nyinyir soal KRI Nanggala, Ditangkap, Lalu Minta Maaf

Terpopuler

Artikel Terbaru