25.6 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

Dikira Gempa Bumi, Ternyata Indekos 15 Pintu Runtuh

PROKALTENG.CO-Rumah indekos dua lantai di Kompleks Malkon Temon Jalur II, Banjarmasin Utara ambles pada Selasa (13/8) pagi. Tetangga sempat mengira getaran yang menggoyang rumah mereka akibat gempa bumi. Padahal gara-gara ambrolnya indekos 15 pintu tersebut.

โ€œSaya sedang di rumah. Mengira gempa. Rumah saya bergetar dan terdengar reruntuhan berjatuhan,โ€ kata Mama Dewi.

โ€œSaya keluar ternyata rumah sebelah yang ambrol,โ€ tambahnya.

Diceritakannya, sebenarnya pertanda kerusakan rumah itu sudah terlihat sejak lama. Tembok indekos itu retak-retak. Bangunannya juga agak miring.

โ€œMiringnya ke sebelah kiri, terlihat sejak beberapa bulan. Penghuni indekos mulai pindah sejak sebulan lalu. Jadi sudah dikosongkan,โ€ ujarnya.

Jadi tidak ada korban jiwa atau luka dalam insiden itu.

Baca Juga :  Kalsel Diguncang Gempa, Pengunjung Perpustakaan Berlarian Keluar

โ€œRumah ini sudah dimiliki tangan kedua. Baru-baru ini saja dibeli pemilik yang sekarang,โ€ ujarnya.

Anak ketua rukun tetangga (RT) setempat, Abdan (19) memastikan rumah itu runtuh pada pukul 9 pagi. Saat itu ia sedang rebahan di kamar. โ€œTiba-tiba bergoyang seperti gempa. Tak lama terdengar bunyi seng berjatuhan. Saya lari keluar mengecek,โ€ katanya.

โ€œIni indekos putri. Karena mulai miring, penghuninya pada takut dan pindah keluar,โ€ bebernya.

Terpantau di lokasi ada Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Surgi Mufti. Petugas PLN juga berdatangan untuk memperbaiki kabel listrik yang putus. Seorang pria yang mengaku anak buah pemilik rumah mengatakan indekos itu dibangun pada tahun 2012.

โ€œMilik bos saya, dibeli sebelum pandemi covid, harganya sekitar Rp700 juta. Rumah ini kemudian bos saya jadikan usaha indekos,โ€ ujarnya seraya enggan menyebutkan namanya.

Baca Juga :  Laka Maut di Batumandi, Dua Orang Hilang Nyawa

Bosnya bernama Indra, tinggal di kawasan Jalan Dahlia Banjarmasin Tengah.

โ€œMungkin bos asal beli saja, tidak mengecek speknya. Sebab tiang pondasinya kecil sedangkan bangunannya dua lantai. Mungkin itu penyebabnya,โ€ katanya.

Terpisah, Kapolsek Banjarmasin Utara Kompol Taufiq Arifin mengatakan, pemilik indekos akan membongkar bangunannya agar tidak merusak rumah di sebelahnya.

โ€œAgar tidak terjadi ambrol susulan yang bisa berdampak pada bangunan di sebelahnya,โ€ katanya. (jpg)

 

PROKALTENG.CO-Rumah indekos dua lantai di Kompleks Malkon Temon Jalur II, Banjarmasin Utara ambles pada Selasa (13/8) pagi. Tetangga sempat mengira getaran yang menggoyang rumah mereka akibat gempa bumi. Padahal gara-gara ambrolnya indekos 15 pintu tersebut.

โ€œSaya sedang di rumah. Mengira gempa. Rumah saya bergetar dan terdengar reruntuhan berjatuhan,โ€ kata Mama Dewi.

โ€œSaya keluar ternyata rumah sebelah yang ambrol,โ€ tambahnya.

Diceritakannya, sebenarnya pertanda kerusakan rumah itu sudah terlihat sejak lama. Tembok indekos itu retak-retak. Bangunannya juga agak miring.

โ€œMiringnya ke sebelah kiri, terlihat sejak beberapa bulan. Penghuni indekos mulai pindah sejak sebulan lalu. Jadi sudah dikosongkan,โ€ ujarnya.

Jadi tidak ada korban jiwa atau luka dalam insiden itu.

Baca Juga :  Kalsel Diguncang Gempa, Pengunjung Perpustakaan Berlarian Keluar

โ€œRumah ini sudah dimiliki tangan kedua. Baru-baru ini saja dibeli pemilik yang sekarang,โ€ ujarnya.

Anak ketua rukun tetangga (RT) setempat, Abdan (19) memastikan rumah itu runtuh pada pukul 9 pagi. Saat itu ia sedang rebahan di kamar. โ€œTiba-tiba bergoyang seperti gempa. Tak lama terdengar bunyi seng berjatuhan. Saya lari keluar mengecek,โ€ katanya.

โ€œIni indekos putri. Karena mulai miring, penghuninya pada takut dan pindah keluar,โ€ bebernya.

Terpantau di lokasi ada Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Surgi Mufti. Petugas PLN juga berdatangan untuk memperbaiki kabel listrik yang putus. Seorang pria yang mengaku anak buah pemilik rumah mengatakan indekos itu dibangun pada tahun 2012.

โ€œMilik bos saya, dibeli sebelum pandemi covid, harganya sekitar Rp700 juta. Rumah ini kemudian bos saya jadikan usaha indekos,โ€ ujarnya seraya enggan menyebutkan namanya.

Baca Juga :  Laka Maut di Batumandi, Dua Orang Hilang Nyawa

Bosnya bernama Indra, tinggal di kawasan Jalan Dahlia Banjarmasin Tengah.

โ€œMungkin bos asal beli saja, tidak mengecek speknya. Sebab tiang pondasinya kecil sedangkan bangunannya dua lantai. Mungkin itu penyebabnya,โ€ katanya.

Terpisah, Kapolsek Banjarmasin Utara Kompol Taufiq Arifin mengatakan, pemilik indekos akan membongkar bangunannya agar tidak merusak rumah di sebelahnya.

โ€œAgar tidak terjadi ambrol susulan yang bisa berdampak pada bangunan di sebelahnya,โ€ katanya. (jpg)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru