PROKALTENG.CO-Penemuan mayat di Banjarbaru meningkat pada awal 2026. Sepanjang Januari saja, Polres Banjarbaru telah menangani enam kasus.
Kaur Inafis Polres Banjarbaru, Aipda Aulia Rahman mengatakan, angka tersebut jauh melampaui rata-rata penanganan penemuan mayat pada periode sebelumnya.
“Biasanya kami menangani satu sampai tiga kasus dalam satu bulan. Namun di Januari ini jumlahnya melebihi rata-rata,” ujarnya, Kamis (5/2).
Aulia menjelaskan, berdasarkan hasil penelusuran awal dan Laporan Hasil Tindakan di TKP (LHTKP), mayoritas korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan atau gangguan mental. Penyebab kematian pun beragam, mulai dari sakit hingga dugaan bunuh diri.
“Untuk korban dengan gangguan mental, dari hasil pemeriksaan di lapangan, kebanyakan mengarah pada bunuh diri. Ada yang terjun dari ketinggian, ada yang ditemukan meninggal di rumah, serta kasus kecelakaan yang melibatkan korban dengan riwayat penyakit tertentu,” jelasnya.
Menurut Aulia, tren tersebut menjadi perhatian serius karena sebagian korban diketahui tinggal seorang diri, termasuk lanjut usia yang tidak terpantau oleh lingkungan sekitar.
Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi warga di lingkungannya, khususnya mereka yang hidup sendiri, lanjut usia, atau memiliki riwayat penyakit.
Kasus Penemuan Mayat Januari 2026
5 Januari: Mayat Laki-laki di Simpang 3 Bangkal, Cempaka.
25 Januari: Mayat Laki-laki di Sungai Pengayuan, Landasan Ulin Selatan.
27 Januari: Mayat Laki-laki di Teras Masjid Sulaiman, Landasan Ulin Barat.
29 Januari: Mayat Laki-laki di Jl RO Ulin, Gg Sapta Marga, Loktabat Selatan.
29 Januari: Mayat Laki-laki di Kolam pemancingan di Sungai Ulin.
31 Januari: Mayat Laki-laki di sebuah rumah di Kompleks Griya Nalar Asri, Sungai Ulin.
(jpg)


