33.2 C
Jakarta
Friday, August 29, 2025

Seorang Ayah di Banjarmasin Tega Sekap Anak Hingga Kelaparan

PROKALTENG.CO-Ayah yang tega menyekap anaknya hingga kelaparan dan babak belur di Banjarmasin Barat telah ditangkap polisi. AN, 26 tahun, ditangkap di rumahnya di Jalan Purnasakti pada Kamis (3/7) sore.

Akibat penganiayaan berat itu, korban FNR, 5 tahun, mengalami memar dan luka robek di bibir dan pipi.

Hasil pemeriksaan mengungkap peristiwa ini terjadi pada Selasa (27/5) sore. Namun baru diketahui pada Kamis (12/6) petang.

Pemicunya hanya karena korban kencing di kasur dan diadukan ibu tirinya kepada sang ayah. Mendengar itu pelaku marah besar, tak mengenal lagi bahwa itu darah dagingnya sendiri.

AN lalu mengangkat tubuh korban dan melemparnya ke pintu, hingga pipinya bengkak dan berdarah.

Baca Juga :  Tes Urine Mendadak, Satu Sopir Positif

Kejadian itu disaksikan istrinya. Tetangga juga mendengar kegaduhan tersebut.

Kasus ini terungkap setelah viral di media sosial. Korban ditemukan oleh pembeli rumah yang ingin mengecek kondisi properti barunya.

Sebelum dijual, rumah di Kawasan Telaga Biru itu ditempati pelaku dan putrinya. Rumah itu milik atasan AN. Saat ditemukan, FNR dalam kondisi lemas, kotor, dan pincang.

Saksi kemudian memandikan korban dan memberikan makan. Lalu ia melapor pada ketua rukun tetangga (RT). Hingga penganiayaan itu dilaporkan ibu kandung korban ke polisi.

“Pelaku mengakui tidak hanya sekali itu. Satu bulan sebelumnya juga pernah dianiaya dengan cara menyundut rokok ke bagian punggung korban dan melempar botol kecap yang mengenai dahi korban,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Eru Alsepa melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Partogi Hutahean, JUmat (4/7).

Baca Juga :  Jadi Langganan Banjir, Warga Banjarmasin Timur Wajib Waspada

“Sampai saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan,” imbuh Partogi.(jpg)

PROKALTENG.CO-Ayah yang tega menyekap anaknya hingga kelaparan dan babak belur di Banjarmasin Barat telah ditangkap polisi. AN, 26 tahun, ditangkap di rumahnya di Jalan Purnasakti pada Kamis (3/7) sore.

Akibat penganiayaan berat itu, korban FNR, 5 tahun, mengalami memar dan luka robek di bibir dan pipi.

Hasil pemeriksaan mengungkap peristiwa ini terjadi pada Selasa (27/5) sore. Namun baru diketahui pada Kamis (12/6) petang.

Pemicunya hanya karena korban kencing di kasur dan diadukan ibu tirinya kepada sang ayah. Mendengar itu pelaku marah besar, tak mengenal lagi bahwa itu darah dagingnya sendiri.

AN lalu mengangkat tubuh korban dan melemparnya ke pintu, hingga pipinya bengkak dan berdarah.

Baca Juga :  Tes Urine Mendadak, Satu Sopir Positif

Kejadian itu disaksikan istrinya. Tetangga juga mendengar kegaduhan tersebut.

Kasus ini terungkap setelah viral di media sosial. Korban ditemukan oleh pembeli rumah yang ingin mengecek kondisi properti barunya.

Sebelum dijual, rumah di Kawasan Telaga Biru itu ditempati pelaku dan putrinya. Rumah itu milik atasan AN. Saat ditemukan, FNR dalam kondisi lemas, kotor, dan pincang.

Saksi kemudian memandikan korban dan memberikan makan. Lalu ia melapor pada ketua rukun tetangga (RT). Hingga penganiayaan itu dilaporkan ibu kandung korban ke polisi.

“Pelaku mengakui tidak hanya sekali itu. Satu bulan sebelumnya juga pernah dianiaya dengan cara menyundut rokok ke bagian punggung korban dan melempar botol kecap yang mengenai dahi korban,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Eru Alsepa melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Partogi Hutahean, JUmat (4/7).

Baca Juga :  Jadi Langganan Banjir, Warga Banjarmasin Timur Wajib Waspada

“Sampai saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan,” imbuh Partogi.(jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru