Remaja Tenggelam di Sungai Lamandau Ditemukan Meninggal, Sudah 3 Korban dalam 10 Hari

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Setelah dua hari pencarian, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Kristian Rio Ekatama (14), remaja yang tenggelam di sungai Desa Sungkup, Kecamatan Bulik Timur, Kabupaten Lamandau. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis pagi (19/3/2026).

Korban tenggelam di Lamandau ini ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian, setelah tim melakukan penyisiran sejak pukul 06.00 WIB. Temuan terjadi pada pukul 06.40 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Lamandau, Hendikel, mengatakan pencarian dilakukan sesuai area yang telah ditentukan hingga akhirnya membuahkan hasil.

“Pada pukul 06.30 WIB tim mulai menyisir area pencarian. Sepuluh menit kemudian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.

Baca Juga :  Lamandau Perkuat Program Gizi dan Sanitasi untuk Tekan Angka Stunting

Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka pada pukul 07.30 WIB. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup.

Peristiwa ini bermula pada Rabu pagi (18/3/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Korban bersama teman-temannya pergi ke sungai untuk mandi. Namun sekitar pukul 07.00 WIB, korban diduga terseret arus saat berenang hingga akhirnya tenggelam.

Insiden ini menambah daftar kecelakaan air di Kabupaten Lamandau. Dalam 10 hari terakhir, tercatat sudah tiga kejadian serupa, yakni di Sungai Kinipan yang menewaskan pemancing (51) asal Pangkalan Bun, di Desa Bayat seorang pemuda (25), serta di Desa Sungkup yang menimpa korban.

Electronic money exchangers listing

BPBD Lamandau pun mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sungai. Arus yang tidak menentu dan kedalaman yang sulit diprediksi menjadi ancaman serius.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Lantik Bupati dan Wakil Bupati Lamandau

“Kami mengimbau masyarakat tetap hati-hati saat berada di bantaran sungai. Jangan lengah, karena keselamatan yang utama,” tegas Hendikel.

Usai proses evakuasi dan debriefing, tim TRC BPBD Lamandau kembali ke posko sekitar pukul 10.20 WIB. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Setelah dua hari pencarian, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Kristian Rio Ekatama (14), remaja yang tenggelam di sungai Desa Sungkup, Kecamatan Bulik Timur, Kabupaten Lamandau. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis pagi (19/3/2026).

Korban tenggelam di Lamandau ini ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian, setelah tim melakukan penyisiran sejak pukul 06.00 WIB. Temuan terjadi pada pukul 06.40 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Lamandau, Hendikel, mengatakan pencarian dilakukan sesuai area yang telah ditentukan hingga akhirnya membuahkan hasil.

Electronic money exchangers listing

“Pada pukul 06.30 WIB tim mulai menyisir area pencarian. Sepuluh menit kemudian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya.

Baca Juga :  Lamandau Perkuat Program Gizi dan Sanitasi untuk Tekan Angka Stunting

Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka pada pukul 07.30 WIB. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup.

Peristiwa ini bermula pada Rabu pagi (18/3/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Korban bersama teman-temannya pergi ke sungai untuk mandi. Namun sekitar pukul 07.00 WIB, korban diduga terseret arus saat berenang hingga akhirnya tenggelam.

Insiden ini menambah daftar kecelakaan air di Kabupaten Lamandau. Dalam 10 hari terakhir, tercatat sudah tiga kejadian serupa, yakni di Sungai Kinipan yang menewaskan pemancing (51) asal Pangkalan Bun, di Desa Bayat seorang pemuda (25), serta di Desa Sungkup yang menimpa korban.

BPBD Lamandau pun mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sungai. Arus yang tidak menentu dan kedalaman yang sulit diprediksi menjadi ancaman serius.

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Agustiar Sabran Lantik Bupati dan Wakil Bupati Lamandau

“Kami mengimbau masyarakat tetap hati-hati saat berada di bantaran sungai. Jangan lengah, karena keselamatan yang utama,” tegas Hendikel.

Usai proses evakuasi dan debriefing, tim TRC BPBD Lamandau kembali ke posko sekitar pukul 10.20 WIB. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru