29.2 C
Jakarta
Tuesday, May 28, 2024
spot_img

Nestapa Tukang Bangunan, Tidur Lelap Rumah Jadi Arang

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Pascakebakaran yang terjadi di Jalan Mendawai, Gang Damai, Kota Palangkaraya. Mengakibatkan warga terdampak. Salah satunya, ┬áKakek Darmawan yang bekerja sebagai tukang kehilangan rumah beserta perabotannya. Ia hanya sempat menyelamatkan motor dan hanya teras rumah yang tersisa.

“Asal mula api dari sebelah kiri rumah saya. Yakni rumah Pak Pendi seorang pemulung. Saat kebakaran saya hanya sempat menyelamatkan motor saja,” ucapnya kepada awak media pada Senin, (13/5/2024).

Saat kejadian, Kakek Darmawan sedang tidur. Kemudian terdengar teriakan ada api dan bunyi sirine. Kakek Darmawan keluar ke belakang dan melihat api sudah besar.

“Kerja di sini, rata-rata tukang bangunan dan pedagang. Rumah tukang di belakang rumah saya juga terbakar, barang tidak bisa diselamatkan karena sedang tidur semua. Sekarang saya tinggal di teras saya yang masih tersisa, siapa tahu bisa ketemu pemerintah untuk ngomong,” ucapnya.

Baca Juga :  Ben-Ary Egahni Banyak Prestasinya saat Pimpin Kapuas

Ia mengaku membiayai dua anaknya hingga sarjana menggunakan alat pertukangan miliknya yang hangus terbakar. Alat pertukangan tersebut sangat bernilai baginya.

“Harapannya jangan cuma bantu sembako atau pakaian tolong material rumah seperti kayu atau seng, jika bisa saya meminta alat pertukangan saya,” tandasnya. (jef)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Pascakebakaran yang terjadi di Jalan Mendawai, Gang Damai, Kota Palangkaraya. Mengakibatkan warga terdampak. Salah satunya, ┬áKakek Darmawan yang bekerja sebagai tukang kehilangan rumah beserta perabotannya. Ia hanya sempat menyelamatkan motor dan hanya teras rumah yang tersisa.

“Asal mula api dari sebelah kiri rumah saya. Yakni rumah Pak Pendi seorang pemulung. Saat kebakaran saya hanya sempat menyelamatkan motor saja,” ucapnya kepada awak media pada Senin, (13/5/2024).

Saat kejadian, Kakek Darmawan sedang tidur. Kemudian terdengar teriakan ada api dan bunyi sirine. Kakek Darmawan keluar ke belakang dan melihat api sudah besar.

“Kerja di sini, rata-rata tukang bangunan dan pedagang. Rumah tukang di belakang rumah saya juga terbakar, barang tidak bisa diselamatkan karena sedang tidur semua. Sekarang saya tinggal di teras saya yang masih tersisa, siapa tahu bisa ketemu pemerintah untuk ngomong,” ucapnya.

Baca Juga :  Ben-Ary Egahni Banyak Prestasinya saat Pimpin Kapuas

Ia mengaku membiayai dua anaknya hingga sarjana menggunakan alat pertukangan miliknya yang hangus terbakar. Alat pertukangan tersebut sangat bernilai baginya.

“Harapannya jangan cuma bantu sembako atau pakaian tolong material rumah seperti kayu atau seng, jika bisa saya meminta alat pertukangan saya,” tandasnya. (jef)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru