27 C
Jakarta
Tuesday, March 10, 2026

Profil Bupati Rejang Lebong F. Thobari, Politikus PAN yang Terjaring OTT KPK di Pertengahan Ramadan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Provinsi Bengkulu. KPK mengamankan 12 orang dalam operasi senyap tersebut, salah satunya Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari.

“Konfirm, tim melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Bengkulu,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Selasa (10/3).

Rencananya, Bupati Rejang Lebong bersama pihak-pihak yang diamankan akan tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa pagi.

“Sejumlah pihak diamankan, pagi ini dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Budi.

Terpisah, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto, menduga Fikri Thobari bersama pihak-pihak yang diamankan diduga terlibat transaksi suap. Dalam operasi tersebut, tim satgas KPK mengamankan sejumlah uang tunai sebagai barang bukti.

“Ada uang tunai yang diamankan,” tegas Fitroh.

Meski demikian, KPK belum membeberkan secara rinci dugaan tindak pidana yang menjerat Fikri Thobari dan pihak lain yang turut diamankan. Termasuk mengenai jumlah uang tunai yang disita dalam operasi tersebut.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Kasus Vina Cirebon Kembali Viral, Polisi Rilis 3 Pelaku Buron

Saat ini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Fikri Thobari dan pihak-pihak lainnya. Lembaga antirasuah memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang telah diamankan dalam OTT tersebut.

Profil Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari

Muhammad Fikri Thobari lahir di Baturaja, Sumatera Selatan, pada 4 Februari 1981. Sejak kecil, ia banyak menghabiskan masa pendidikan di wilayah Curup, yang merupakan ibu kota Kabupaten Rejang Lebong.

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 04 Nakau. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 2 Curup dan MAN 2 Curup. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Fikri melanjutkan studi ke perguruan tinggi dan meraih gelar Sarjana Ekonomi.

Beberapa tahun kemudian, ia melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH dan memperoleh gelar Magister Administrasi Publik (M.AP). Pendidikan tersebut menjadi bekal penting bagi dirinya sebelum terjun lebih jauh ke dunia pemerintahan dan politik.

Baca Juga :  Disangka Maling, Polisi di Bengkulu Tembak Anaknya Sendiri Hingga Tewas

Sebelum aktif di pemerintahan, Fikri Thobari pernah berkecimpung di dunia usaha dan media. Ia sempat terlibat dalam pengelolaan media lokal di wilayah Rejang Lebong, termasuk menjadi pimpinan koran Sehasen Jaya pada 2008-2010.

Karier politiknya kemudian berkembang setelah aktif di Partai Amanat Nasional (PAN). Di tingkat daerah, ia pernah dipercaya menjabat sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Rejang Lebong. Posisi tersebut membuatnya semakin dikenal sebagai salah satu tokoh politik lokal yang berpengaruh.

Melalui pengalaman organisasi dan jaringan politik yang dimilikinya, Fikri kemudian maju dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Rejang Lebong. Ia berhasil memenangkan kontestasi tersebut dan dilantik sebagai Bupati Rejang Lebong pada 20 Februari 2025.(jpc)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Provinsi Bengkulu. KPK mengamankan 12 orang dalam operasi senyap tersebut, salah satunya Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari.

“Konfirm, tim melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Bengkulu,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Selasa (10/3).

Rencananya, Bupati Rejang Lebong bersama pihak-pihak yang diamankan akan tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa pagi.

Electronic money exchangers listing

“Sejumlah pihak diamankan, pagi ini dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Budi.

Terpisah, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto, menduga Fikri Thobari bersama pihak-pihak yang diamankan diduga terlibat transaksi suap. Dalam operasi tersebut, tim satgas KPK mengamankan sejumlah uang tunai sebagai barang bukti.

“Ada uang tunai yang diamankan,” tegas Fitroh.

Meski demikian, KPK belum membeberkan secara rinci dugaan tindak pidana yang menjerat Fikri Thobari dan pihak lain yang turut diamankan. Termasuk mengenai jumlah uang tunai yang disita dalam operasi tersebut.

Baca Juga :  Kasus Vina Cirebon Kembali Viral, Polisi Rilis 3 Pelaku Buron

Saat ini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Fikri Thobari dan pihak-pihak lainnya. Lembaga antirasuah memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang telah diamankan dalam OTT tersebut.

Profil Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari

Muhammad Fikri Thobari lahir di Baturaja, Sumatera Selatan, pada 4 Februari 1981. Sejak kecil, ia banyak menghabiskan masa pendidikan di wilayah Curup, yang merupakan ibu kota Kabupaten Rejang Lebong.

Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Negeri 04 Nakau. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri 2 Curup dan MAN 2 Curup. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Fikri melanjutkan studi ke perguruan tinggi dan meraih gelar Sarjana Ekonomi.

Beberapa tahun kemudian, ia melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH dan memperoleh gelar Magister Administrasi Publik (M.AP). Pendidikan tersebut menjadi bekal penting bagi dirinya sebelum terjun lebih jauh ke dunia pemerintahan dan politik.

Baca Juga :  Disangka Maling, Polisi di Bengkulu Tembak Anaknya Sendiri Hingga Tewas

Sebelum aktif di pemerintahan, Fikri Thobari pernah berkecimpung di dunia usaha dan media. Ia sempat terlibat dalam pengelolaan media lokal di wilayah Rejang Lebong, termasuk menjadi pimpinan koran Sehasen Jaya pada 2008-2010.

Karier politiknya kemudian berkembang setelah aktif di Partai Amanat Nasional (PAN). Di tingkat daerah, ia pernah dipercaya menjabat sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Rejang Lebong. Posisi tersebut membuatnya semakin dikenal sebagai salah satu tokoh politik lokal yang berpengaruh.

Melalui pengalaman organisasi dan jaringan politik yang dimilikinya, Fikri kemudian maju dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Rejang Lebong. Ia berhasil memenangkan kontestasi tersebut dan dilantik sebagai Bupati Rejang Lebong pada 20 Februari 2025.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru