29.4 C
Jakarta
Thursday, April 3, 2025

Pencuri TBS Tertembak Hingga Tewas, LBH Ingin Pengamanan di Lokasi Perkebunan Dihentikan

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Seorang pria berinisial A meninggal dunia diduga kuat setelah terkena peluru di bagian perut dari pihak Kepolisian. Lokasi penembakan terjadi wilayah PT Sinar Cipta Cemerlang (PT SCC), divisi V Wilayah II Desa Rubung Buyung, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada Jumat (31/5/2024).

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palangkaraya, Aryo Nugroho Waluyo mengatakan kejadian tersebut menambah rentetan panjang terhadap pratek buruknya pengelolaan investasi Perkebunan Sawit swasta di Provinsi Kalimantan Tengah yang harus berakhir dengan adanya korban jiwa.

“Perlu untuk dilihat posisi Perkebunan PT SCC apakah telah memberikan kesejahteraan bagi warga sekitar, karena ada juga persoalan dengan pihak Koperasi Itah Hapakat serta pernah lahan mereka di portal oleh warga,” ucapnya kepada awak media pada Sabtu, (1/6/2024).

Baca Juga :  Tindaklanjuti Laporan Warga, Polisi Berhasil Amankan 10 Paket Sabu

Lembaga Bantuan Hukum Palangkaraya menginginkan agar pihak Polda Kalimantan Tengah dapat memberikan informasi secara transparan kepada publik mengenai peristiwa yang telah terjadi dan menyebabkan 1 orang meninggal dunia.

“Menghentikan program pengamanan di areal Perusahaan Perkebunan sawit di Kalimantan Tengah yang telah terbukti memakan korban meninggal dunia,” Lanjutnya

Pihaknya juga meminta meminta pihak Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Daerah Kotawaringin Timur untuk mengevaluasi perijinan PT Sinar Cipta Cemerlang khususnya berkenaan dengan kesejahteraan bagi warga sekitar Perkebunan. (jef)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Seorang pria berinisial A meninggal dunia diduga kuat setelah terkena peluru di bagian perut dari pihak Kepolisian. Lokasi penembakan terjadi wilayah PT Sinar Cipta Cemerlang (PT SCC), divisi V Wilayah II Desa Rubung Buyung, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur, pada Jumat (31/5/2024).

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palangkaraya, Aryo Nugroho Waluyo mengatakan kejadian tersebut menambah rentetan panjang terhadap pratek buruknya pengelolaan investasi Perkebunan Sawit swasta di Provinsi Kalimantan Tengah yang harus berakhir dengan adanya korban jiwa.

“Perlu untuk dilihat posisi Perkebunan PT SCC apakah telah memberikan kesejahteraan bagi warga sekitar, karena ada juga persoalan dengan pihak Koperasi Itah Hapakat serta pernah lahan mereka di portal oleh warga,” ucapnya kepada awak media pada Sabtu, (1/6/2024).

Baca Juga :  Tindaklanjuti Laporan Warga, Polisi Berhasil Amankan 10 Paket Sabu

Lembaga Bantuan Hukum Palangkaraya menginginkan agar pihak Polda Kalimantan Tengah dapat memberikan informasi secara transparan kepada publik mengenai peristiwa yang telah terjadi dan menyebabkan 1 orang meninggal dunia.

“Menghentikan program pengamanan di areal Perusahaan Perkebunan sawit di Kalimantan Tengah yang telah terbukti memakan korban meninggal dunia,” Lanjutnya

Pihaknya juga meminta meminta pihak Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Daerah Kotawaringin Timur untuk mengevaluasi perijinan PT Sinar Cipta Cemerlang khususnya berkenaan dengan kesejahteraan bagi warga sekitar Perkebunan. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru