alexametrics
24.8 C
Palangkaraya
Thursday, August 18, 2022

Polisi Pastikan Ini Penyebab Joko Ditemukan Tak Bernyawa di Depan Pint

PANGKALAN BUN – Polisi memastikan bahwa kematian korban
bernama Joko Susanto (44), yang ditemukan tergeletak di depan pintu rumahnya,
Rabu (27/11) pukul 19.00 WIB, murni karena sakit. Informasi yang diterima
polisi, bahwa korban selama ini mengalami sakit stroke selama 10 tahun.

Dan pada saat salah seorang
keluarganya ingin mengantarkan makanan, malah menemukannya dalam kondisi tidak
bernyawa.

Kapolres Kobar AKBP E Dharma B
Ginting melalui Kapolsek Arsel AKP Rendra Adhitya Dhani mengatakan, setelah dilakukan
visum dan pemeriksaan, polisi memastikan korban tewas akibat sakit. Korban
sudah sakit cukup lama dan selama ini memang selalu dikunjungi oleh beberapa
saudaranya untuk mengantarkan makanan karena hidup sendiri.

Kejadian ini bermula ketika
polisi mendapatkan informasi adanya penemuan mayat di Jalan Hasanudin,
Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan.

Baca Juga :  Pelaku Diduga Profesional, Komplotan Pecah Kaca Diburu

“Korban ditemukan di depan
kamar mandi dengan kondisi sudah tidak bernyawa. Korban diperkirakan tewas
beberapa hari,” katanya.

Rendra menambahkan, pada saat
ditemukan kondisi jenazah sudah mulai mengeluarkan bau tidak sedap dan
menghitam. Hasil visum sendiri pihaknya memastikan tidak ada tanda-tanda penganiayaan.
Polisi juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi terkait
penemuan mayat tersebut. “Kami masih dalami dan lakukan pemeriksaan
intensif,” ujarnya. (son/ami/nto)

PANGKALAN BUN – Polisi memastikan bahwa kematian korban
bernama Joko Susanto (44), yang ditemukan tergeletak di depan pintu rumahnya,
Rabu (27/11) pukul 19.00 WIB, murni karena sakit. Informasi yang diterima
polisi, bahwa korban selama ini mengalami sakit stroke selama 10 tahun.

Dan pada saat salah seorang
keluarganya ingin mengantarkan makanan, malah menemukannya dalam kondisi tidak
bernyawa.

Kapolres Kobar AKBP E Dharma B
Ginting melalui Kapolsek Arsel AKP Rendra Adhitya Dhani mengatakan, setelah dilakukan
visum dan pemeriksaan, polisi memastikan korban tewas akibat sakit. Korban
sudah sakit cukup lama dan selama ini memang selalu dikunjungi oleh beberapa
saudaranya untuk mengantarkan makanan karena hidup sendiri.

Kejadian ini bermula ketika
polisi mendapatkan informasi adanya penemuan mayat di Jalan Hasanudin,
Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan.

Baca Juga :  Tersangka Korupsi Layak Ditahan

“Korban ditemukan di depan
kamar mandi dengan kondisi sudah tidak bernyawa. Korban diperkirakan tewas
beberapa hari,” katanya.

Rendra menambahkan, pada saat
ditemukan kondisi jenazah sudah mulai mengeluarkan bau tidak sedap dan
menghitam. Hasil visum sendiri pihaknya memastikan tidak ada tanda-tanda penganiayaan.
Polisi juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi terkait
penemuan mayat tersebut. “Kami masih dalami dan lakukan pemeriksaan
intensif,” ujarnya. (son/ami/nto)

Most Read

Artikel Terbaru

Merdeka Kepundungan

Momen HUT RI, Bangkit dari Keterpurukan

Gangguan Kesenangan

/