34 C
Jakarta
Saturday, July 13, 2024
spot_img

Agustiar Berharap Peristiwa Pembunuhan Ustazah Tetap Diusut Tuntas

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO– Kabar menggemparkan dating dari salah satu kawasan pondok pesantren (ponpes) di Palangkaraya. Seorang ustazah diduga dibunuh. Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa malam (14/5). Pelaku pembunuhan diduga masih di bawah umur, sedangkan korban diketahui memiliki empat orang anak dan paling bungsu berusia satu bulan setengah.

Peristiwa ini menjadi perhatian dari Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalteng, H. Agustiar Sabran SKom. Dirinya mengaku prihatin dengan peristiwa tersebut. Harapannya agar dapat tetap diusut tuntas sesuai dengan hukum dan perundang-undangan yang belaku.

“Walaupun pelaku masih di bawah umur, tetapi perbuatannya sangat disayangkan sekali. Ini tentu menjadi perhatian bersama agar tidak terjadi lagi kedepan,” katanya, Minggu (19/5).

Baca Juga :  Memanas, PT PSAM Terancam Digugat

Dirinya juga mengimbau agar semua pihak dapat memberikan pemahaman yang baik kepada anak-anak, apalagi masih di bawah umur. Sehingga tidak perlu melakukan hal-hal yang dapat merugikan orang lain. Apalagi sampai menghilangkan nyawa orang lain.

“Kita berharap agar pihak berwajib dapat memproses sesuai hukum yang berlaku. Kendati pelaku masih di bawah umur,”ungkap pria yang juga menjabat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI tersebut. (nue/kpg)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO– Kabar menggemparkan dating dari salah satu kawasan pondok pesantren (ponpes) di Palangkaraya. Seorang ustazah diduga dibunuh. Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa malam (14/5). Pelaku pembunuhan diduga masih di bawah umur, sedangkan korban diketahui memiliki empat orang anak dan paling bungsu berusia satu bulan setengah.

Peristiwa ini menjadi perhatian dari Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalteng, H. Agustiar Sabran SKom. Dirinya mengaku prihatin dengan peristiwa tersebut. Harapannya agar dapat tetap diusut tuntas sesuai dengan hukum dan perundang-undangan yang belaku.

“Walaupun pelaku masih di bawah umur, tetapi perbuatannya sangat disayangkan sekali. Ini tentu menjadi perhatian bersama agar tidak terjadi lagi kedepan,” katanya, Minggu (19/5).

Baca Juga :  Memanas, PT PSAM Terancam Digugat

Dirinya juga mengimbau agar semua pihak dapat memberikan pemahaman yang baik kepada anak-anak, apalagi masih di bawah umur. Sehingga tidak perlu melakukan hal-hal yang dapat merugikan orang lain. Apalagi sampai menghilangkan nyawa orang lain.

“Kita berharap agar pihak berwajib dapat memproses sesuai hukum yang berlaku. Kendati pelaku masih di bawah umur,”ungkap pria yang juga menjabat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI tersebut. (nue/kpg)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru