PANGKALAN BUN – Tiga rumah milik warga di Jalan Seroja
Utama, Kelurahan Mendawai, Pangkalan Bun, Jumat (14/2) diamuk si
jago merah. Beruntung tidak ada korban jiwa, hanya saja harta benda milik para
pemilik rumah tidak terselamatkan. Ketiga pemilik rumah di antaranya Dul Hamid,
Musnah dan Nafariansyah. Api diduga dengan cepat membakar rumah berkontruksi didominasi
dari bahan kayu.
Salah satu anak korban bernama
Iqbal mengatakan, saat kejadian, posisinya di kamar sedang bermain Hp. Di saat
asyik memainkan Hp-nya, tiba-tiba dikejutkan dengan teriakan salah seorang
warga terkait adanya kebakaran. Awalnya dikira kebakaran terjadi jauh dari
rumahnya, namun karena teriakan tersebut makin kencang, membuatnya keluar rumah
untuk melihat. Betapa kagetnya dia, ternyata rumahnya yang sudah membara.
“Saya langsung keluar dan
berteriak meminta bantuan sembari mengeluarkan barang-barang yang bisa
diselamatkan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Kobar Hj
Nurhidayah turun langsung ke lokasi kejadian. Ia memberikan support dan meminta
warga untuk membantu korban. Pihaknya langsung meminta beberapa petugas baik
damkar untuk memastikan bahwa api bisa dipadamkan dan tidak menyala kembali.
Mengingat lokasi tersebut padat penduduk, dan dikhawatirkan apabila api masih
menyala bisa membakar dan menjalar ke rumah lainnya. Pemda juga membantu
meringankan beban korban.
“Kami akan berikan bantuan
tali asih yang sifatnya membantu sementara. Semoga para korban tetap tabah dan
pemerintah tidak akan berdiam diri,” pungkasnya.
Kapolres Kobar AKBP E Dharma B
Ginting melalui Kasatreskrim AKP Tri Wibowo mengatakan, aparat belum bisa
memastikan penyebabnya, karena masih menunggu dilakukan olah TKP. “Kami
belum bisa menyimpulkan karena masih menunggu pendinginan. Kami akan segera
lakukan olah TKP untuk mengetahui penyebabnya,” singkatnya.
Pantauan di lapangan, para
petugas damkar menurunkan kendaraan sebanyak lima armada dibantu dua dari BPBD.
Api berhasil dipadamkan setelah satu jam. (son/ami/nto)