34.2 C
Jakarta
Monday, April 22, 2024

4 Napi Kabur, Kemenkumham Akui Kekurangan Personel

PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO –  Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Hendra Eka Putra, mengatakan, masih mengadakan pemeriksaaan terhadap anggotanya dan mendalami bagaimana kaburnya empat narapidana (napi) dari Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas II A Palangka Raya.

“Sementara kami masih mengadakan pemeriksaan di anggota kami masih dalami bagaimana warga binaan bisa lari ada empat orang dan TKP nya memang di luar nalar bisa melompat dalam 5 meter 2 tembok. berarti mempunyai keahlian tersendiri,” ujarnya, Selasa (7/3).

Ia menerangkan, kaburnya napi tersebut diperkirakan sudah direncanakan oleh napi. Sedangkan kondisi keamanan diakui Hendra kekurangan pegawai. Kondisi napi di Kalteng sebanyak 8.544 orang dan petugas hanya 950. Sehingga mengalami overload.

Baca Juga :  Ternyata Oknum Anggota DPRD Seruyan yang Ditangkap, Sudah Sering Beli

“Kelemahan kita kekurangan personel. Infrastrukturnya masih memakai yang lama. Sehingga sarana prasarana harus diganti. Terutama untuk tembok kelilingnya, jaringan di atas juga dan juga listrinya harus diperbaiki,” terangnya.

Kondisi CCTV, cerita Hendra saat kejadian masih aktif. Namun saat kejadian kaburnya napi, mati lampu. Sehingga pandangan petugas terbatas.

‘Sudah kita evaluasi juga dari divisi PAS (Pemasyarakatan), rekan-rekan yang lain juga sidah mengadakan asesmen. Kita juga minta asesmen dari Polda Kalteng untuk mengasesmen pegawai saya. Jadi mana yang layak di penjagaan atau enggak, itu bisa ketahuan dari asesmen polda juga,”ungkapnya.

Jika narapidana sudah ditangkap, kata Hendra akan mempertimbangkan untuk pemindahan narapidana ke Lapas Lain. Ia mencontohkan seperti kasus narkotika yang narapidananya lari dari Kotawaringin Barat yang saat berhasil ditangkap, dipindahkan ke Nusa Kambangan.

Baca Juga :  Dewan: Jembatan Marang Perlu Direhab

“Bagi narapidana yang menjalani hukuman 20 tahun 15 tahun otomatis remisinya dicabut semua.Dan pasti akan kami tangkap dan kami kejar sampai kapanpun,” tandasnya.

PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO –  Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Hendra Eka Putra, mengatakan, masih mengadakan pemeriksaaan terhadap anggotanya dan mendalami bagaimana kaburnya empat narapidana (napi) dari Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas II A Palangka Raya.

“Sementara kami masih mengadakan pemeriksaan di anggota kami masih dalami bagaimana warga binaan bisa lari ada empat orang dan TKP nya memang di luar nalar bisa melompat dalam 5 meter 2 tembok. berarti mempunyai keahlian tersendiri,” ujarnya, Selasa (7/3).

Ia menerangkan, kaburnya napi tersebut diperkirakan sudah direncanakan oleh napi. Sedangkan kondisi keamanan diakui Hendra kekurangan pegawai. Kondisi napi di Kalteng sebanyak 8.544 orang dan petugas hanya 950. Sehingga mengalami overload.

Baca Juga :  Ternyata Oknum Anggota DPRD Seruyan yang Ditangkap, Sudah Sering Beli

“Kelemahan kita kekurangan personel. Infrastrukturnya masih memakai yang lama. Sehingga sarana prasarana harus diganti. Terutama untuk tembok kelilingnya, jaringan di atas juga dan juga listrinya harus diperbaiki,” terangnya.

Kondisi CCTV, cerita Hendra saat kejadian masih aktif. Namun saat kejadian kaburnya napi, mati lampu. Sehingga pandangan petugas terbatas.

‘Sudah kita evaluasi juga dari divisi PAS (Pemasyarakatan), rekan-rekan yang lain juga sidah mengadakan asesmen. Kita juga minta asesmen dari Polda Kalteng untuk mengasesmen pegawai saya. Jadi mana yang layak di penjagaan atau enggak, itu bisa ketahuan dari asesmen polda juga,”ungkapnya.

Jika narapidana sudah ditangkap, kata Hendra akan mempertimbangkan untuk pemindahan narapidana ke Lapas Lain. Ia mencontohkan seperti kasus narkotika yang narapidananya lari dari Kotawaringin Barat yang saat berhasil ditangkap, dipindahkan ke Nusa Kambangan.

Baca Juga :  Dewan: Jembatan Marang Perlu Direhab

“Bagi narapidana yang menjalani hukuman 20 tahun 15 tahun otomatis remisinya dicabut semua.Dan pasti akan kami tangkap dan kami kejar sampai kapanpun,” tandasnya.

Terpopuler

Artikel Terbaru