30 C
Jakarta
Tuesday, June 3, 2025

Hasil Penindakan Bea Cukai Illegal Dimusnahkan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan petugas Bea dan Cukai
KPPBC Tipe Madya Pabean (TMP) C Pulang Pisau dimusnahkan.

BMN yang dimusnahkan kali ini, berupa hasil tembakau dan hasil produk
tembakau lainnya, pita cukai bekas pakai, obat-obatan, dan minuman mengandung
etil alkohol (MMEA) hasil penindakan dan senjata api milik Bea dan Cukai TMP C
Pulang Pisau.

Pemusnahan dilakukan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai
Tipe Madya
Pabean C Pulang Pisau, Jalan Diponegoro
nomor 54 Palangka Raya, Kalteng, Rabu (02/11).

Dalam kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor KPBBC TMP
C Pulang Pisau, Indra Sucahyo bersama perwakilan dari instansi terkait.

“Selain mengawasi kegiatan impor dn ekspor, kami disini juga aktif
melakukan pengawasan terhadap peredaran barang kenai cukai (BKC) illegal di
wilayahnya, salah satunya mengawasi hasil tembakau (rokok/sigaret,red) dan
minuman mengandung etil alkohol,” ujar Indra.

Baca Juga :  Kelotok Karam di Sungai Kapuas Murung, Pasutri Hilang

Dijelaskannya, jumlah barang yang dimusnahkan ialah 3.532 bungkus hasil
tembakau, 2,3 kilo tembakau iris, 95 botol eliquid vape sebanyak 7,8 liter,
obat-obatan 53 butir, dan minuman mengandung etil alkohol (MMEA) sebanyak 85
botol atau hampir setara 62 liter. Total nilai barang mencapai Rp. 114.360.747.

Dari hasil kegiatan tersebut, bea dan cukai Pulang Pisau berhasil
menambah pemerimaan negara dari hasil pengenaan sanksi administrasi dibidang
cukai kepada para pelanggar sebesar Rp. 169.466.000.

“Kegiatan pengawasan dibidang Kepabeanan dan Cukai dilaksanakan
sebagai upaya menjalankan fungsi bea dan cukai selaku Community Protector atau
pelindung masyarakat baik dari penyelundupan barang illegal maupun dari
peredaran barang kenai cukai illegal,” urainya.

Baca Juga :  KPK Geledah Rumah Sekda Jabar Iwa Karniwa di Cimahi

Selain hasil penindakan, Bea Dan Cukai Pulanh Pisau juga memusnahkan
dua pucuk senjata api jenis revolver tahun 1985 yang telah tidak efektif lagi
digunakan dalam pelaksanaan tugas.

Sejumlah barang yang telah disebutkan itu pun akhirnya dimusnahkan di
halaman kantor oleh Kepala Kantor bersama instansi terkait yang hadir.

Indra menambahkan pihaknya akan terus berkomitmen dengan menjalin kerja
sama denganinstansi terkait. Antara lain Kepolisian, Kejaksaan, Denpom, Satpol
PP, dan BNN untuk penegakan hukum dibidang kepabeanan dan cukai di wilayah 7
Kabupaten dan 1 Kota di Kalimantan Tengah.  

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan petugas Bea dan Cukai
KPPBC Tipe Madya Pabean (TMP) C Pulang Pisau dimusnahkan.

BMN yang dimusnahkan kali ini, berupa hasil tembakau dan hasil produk
tembakau lainnya, pita cukai bekas pakai, obat-obatan, dan minuman mengandung
etil alkohol (MMEA) hasil penindakan dan senjata api milik Bea dan Cukai TMP C
Pulang Pisau.

Pemusnahan dilakukan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai
Tipe Madya
Pabean C Pulang Pisau, Jalan Diponegoro
nomor 54 Palangka Raya, Kalteng, Rabu (02/11).

Dalam kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor KPBBC TMP
C Pulang Pisau, Indra Sucahyo bersama perwakilan dari instansi terkait.

“Selain mengawasi kegiatan impor dn ekspor, kami disini juga aktif
melakukan pengawasan terhadap peredaran barang kenai cukai (BKC) illegal di
wilayahnya, salah satunya mengawasi hasil tembakau (rokok/sigaret,red) dan
minuman mengandung etil alkohol,” ujar Indra.

Baca Juga :  Kelotok Karam di Sungai Kapuas Murung, Pasutri Hilang

Dijelaskannya, jumlah barang yang dimusnahkan ialah 3.532 bungkus hasil
tembakau, 2,3 kilo tembakau iris, 95 botol eliquid vape sebanyak 7,8 liter,
obat-obatan 53 butir, dan minuman mengandung etil alkohol (MMEA) sebanyak 85
botol atau hampir setara 62 liter. Total nilai barang mencapai Rp. 114.360.747.

Dari hasil kegiatan tersebut, bea dan cukai Pulang Pisau berhasil
menambah pemerimaan negara dari hasil pengenaan sanksi administrasi dibidang
cukai kepada para pelanggar sebesar Rp. 169.466.000.

“Kegiatan pengawasan dibidang Kepabeanan dan Cukai dilaksanakan
sebagai upaya menjalankan fungsi bea dan cukai selaku Community Protector atau
pelindung masyarakat baik dari penyelundupan barang illegal maupun dari
peredaran barang kenai cukai illegal,” urainya.

Baca Juga :  KPK Geledah Rumah Sekda Jabar Iwa Karniwa di Cimahi

Selain hasil penindakan, Bea Dan Cukai Pulanh Pisau juga memusnahkan
dua pucuk senjata api jenis revolver tahun 1985 yang telah tidak efektif lagi
digunakan dalam pelaksanaan tugas.

Sejumlah barang yang telah disebutkan itu pun akhirnya dimusnahkan di
halaman kantor oleh Kepala Kantor bersama instansi terkait yang hadir.

Indra menambahkan pihaknya akan terus berkomitmen dengan menjalin kerja
sama denganinstansi terkait. Antara lain Kepolisian, Kejaksaan, Denpom, Satpol
PP, dan BNN untuk penegakan hukum dibidang kepabeanan dan cukai di wilayah 7
Kabupaten dan 1 Kota di Kalimantan Tengah.  

Terpopuler

Artikel Terbaru