PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Nasib nahas menimpa Ernesta (18). Seorang barista di Salah satu kedai kopi Jalan Christopel Mihing.
Sepeda motor kesayangannya yang baru satu bulan mengaspal, raib digasak komplotan pencuri saat dirinya tengah sibuk melakukan penutupan kedai (closing) pada dini hari.
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp43 juta.
Berdasarkan keterangan korban, insiden pencurian tersebut terjadi pada pergantian hari antara Jumat dan Sabtu.
Kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian mencatat waktu pasti aksi pencurian tersebut pada pukul 00:00:04 WIB.
Kejadian bermula saat kedai kopi sudah sepi dari pengunjung. Ernesta beserta rekan-rekan kerjanya tengah sibuk melakukan tugas closing di dalam area kafe. Seperti menghitung pendapatan, mencuci piring dan membersihkan area dalam.
Pintu rolling door kedai saat itu ditutup setengah, sehingga menciptakan area titik buta (blind spot) dari pantauan karyawan di dalam.
“Posisi kami lagi closingan kafe kayak biasa, rolling door ditutup setengah. Jadi yang di area luar itu blind spot, enggak kelihatan. Kondisi di luar memang sepi,” ungkap Ernesta saat diwawancara, Minggu (1/3/26).
Berdasarkan rekaman CCTV, komplotan pencuri tersebut diduga berjumlah dua orang laki-laki. Ernesta meyakini kedua pelaku datang menggunakan sepeda motor, mengingat bobot motor miliknya yang cukup berat. Sehingga tidak mungkin jika hanya didorong oleh satu orang tanpa bantuan kendaraan lain.
Ernesta memastikan. Bahwa gestur dan perawakan pelaku yang terekam di kamera pengawas tidak dikenali sebagai pelanggan tetap maupun pengunjung yang pernah datang ke kedai tersebut.
Sepeda motor yang hilang adalah Yamaha XSR 155, kendaraan yang sudah diidam-idamkan korban sejak lama.
“Motor itu lama aku mau, sekitar 6 tahun lah nunggunya. Baru pemakaian sebulan malah dicuri orang,” tambahnya dengan nada kecewa.
Kasus pencurian ini telah resmi dilaporkan oleh korban ke Polsek Pahandut pada Sabtu pagi, sekitar pukul 07:30 WIB. Korban menaruh harapan besar agar pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut dan menangkap para pelaku agar kendaraan hasil jerih payahnya bisa segera kembali. (her)


