Keluhan Bundaran Besar dan Listrik Mengemuka, Agustiar Janji Tindak Lanjuti

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menegaskan komitmennya menindaklanjuti berbagai masukan dari insan pers terkait kondisi pelayanan publik.

Dalam silaturahmi bersama pimpinan media, organisasi pers, dan wartawan di Istana Isen Mulang, Minggu (28/6/2026), persoalan Bundaran Besar Palangka Raya hingga gangguan pasokan listrik menjadi sorotan utama.

“Terima kasih kepada seluruh insan pers yang telah hadir. Saya ingin mendengar langsung saran, kritik, dan masukan dari rekan-rekan media untuk kemajuan Kalimantan Tengah. Kritik yang membangun tentu menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah,” kata Agustiar.

Dalam diskusi yang berlangsung secara terbuka tersebut, sejumlah wartawan menyampaikan berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, mulai dari kondisi fasilitas publik hingga layanan dasar yang dinilai perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah.

Baca Juga :  Aryawan: Tahun 2026, Desa di Kalteng Terima Kucuran Dana Rp100–Rp250 Juta

“Kami terbuka terhadap semua masukan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Media memiliki peran penting sebagai penyambung aspirasi masyarakat sehingga apa yang disampaikan hari ini akan menjadi bahan perbaikan ke depan,” ujarnya.

Salah satu isu yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah kondisi fasilitas di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya yang dinilai masih perlu pembenahan agar lebih nyaman dan representatif sebagai ikon ibu kota provinsi.

“Bundaran Besar merupakan wajah Kota Palangka Raya. Masukan terkait kebersihan, fasilitas pendukung, maupun penataan kawasan tentu akan kami perhatikan dan koordinasikan dengan pihak terkait,” lanjutnya.

Electronic money exchangers listing

Selain itu, wartawan juga menyoroti gangguan pasokan listrik yang dalam beberapa waktu terakhir kerap terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah dan berdampak pada aktivitas masyarakat serta dunia usaha.

Baca Juga :  Warga Pedalaman Rindukan Jaringan Listrik

“Terkait persoalan listrik, kami memahami keresahan masyarakat. Pemerintah Provinsi terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar gangguan yang terjadi dapat segera ditangani dan tidak berlarut-larut,” tambahnya.

Agustiar menegaskan bahwa komunikasi yang baik antara pemerintah dan media sangat diperlukan untuk memastikan berbagai persoalan di lapangan dapat diketahui dan ditindaklanjuti secara cepat.

“Pers adalah mitra strategis pemerintah. Saya berharap hubungan yang baik ini terus terjalin sehingga pembangunan Kalimantan Tengah dapat berjalan lebih baik, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menegaskan komitmennya menindaklanjuti berbagai masukan dari insan pers terkait kondisi pelayanan publik.

Dalam silaturahmi bersama pimpinan media, organisasi pers, dan wartawan di Istana Isen Mulang, Minggu (28/6/2026), persoalan Bundaran Besar Palangka Raya hingga gangguan pasokan listrik menjadi sorotan utama.

“Terima kasih kepada seluruh insan pers yang telah hadir. Saya ingin mendengar langsung saran, kritik, dan masukan dari rekan-rekan media untuk kemajuan Kalimantan Tengah. Kritik yang membangun tentu menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah,” kata Agustiar.

Electronic money exchangers listing

Dalam diskusi yang berlangsung secara terbuka tersebut, sejumlah wartawan menyampaikan berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat, mulai dari kondisi fasilitas publik hingga layanan dasar yang dinilai perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah.

Baca Juga :  Aryawan: Tahun 2026, Desa di Kalteng Terima Kucuran Dana Rp100–Rp250 Juta

“Kami terbuka terhadap semua masukan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Media memiliki peran penting sebagai penyambung aspirasi masyarakat sehingga apa yang disampaikan hari ini akan menjadi bahan perbaikan ke depan,” ujarnya.

Salah satu isu yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah kondisi fasilitas di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya yang dinilai masih perlu pembenahan agar lebih nyaman dan representatif sebagai ikon ibu kota provinsi.

“Bundaran Besar merupakan wajah Kota Palangka Raya. Masukan terkait kebersihan, fasilitas pendukung, maupun penataan kawasan tentu akan kami perhatikan dan koordinasikan dengan pihak terkait,” lanjutnya.

Selain itu, wartawan juga menyoroti gangguan pasokan listrik yang dalam beberapa waktu terakhir kerap terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah dan berdampak pada aktivitas masyarakat serta dunia usaha.

Baca Juga :  Warga Pedalaman Rindukan Jaringan Listrik

“Terkait persoalan listrik, kami memahami keresahan masyarakat. Pemerintah Provinsi terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar gangguan yang terjadi dapat segera ditangani dan tidak berlarut-larut,” tambahnya.

Agustiar menegaskan bahwa komunikasi yang baik antara pemerintah dan media sangat diperlukan untuk memastikan berbagai persoalan di lapangan dapat diketahui dan ditindaklanjuti secara cepat.

“Pers adalah mitra strategis pemerintah. Saya berharap hubungan yang baik ini terus terjalin sehingga pembangunan Kalimantan Tengah dapat berjalan lebih baik, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru