29 C
Jakarta
Monday, June 24, 2024
spot_img

Tiga Upaya Tekan Potensi Inflasi Selama Ramadan 1445 H

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) berencana menerapkan tiga treatment atau upaya pelayanan dalam menekan inflasi selama Ramadan 1445 H.

“Ada 3 treatment skenario yang kita laksanakan melalui operasi pasar. Dimulai dari sebelum ramadan, saat ramadan dan memasuki akhir ramadan menjelang Idulfitri,” kata Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo di Aula Eka Hapakat, Rabu, (28/2).

Edy mengatakan, pelaksanaan treatment tersebut merupakan arahan dari Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran. Pemprov juga bekerjasama dengan bulog dalam menjaga harga.”Kita sedang kerjasama dengan Bulog untuk menyiapkan beras, sekarang berita yang dihimpun agak naik harga beras,” imbuhnya.

Dia bersyukur Bulog dapat menyediakan beras dalam sekala besar dengan harga yang stabil, tidak terpengaruh kenaikan.

Baca Juga :  Progres Pembangunan Rel Kereta Api Masih Tahap Perencanaan

“Kita misal satu tahun memerlukan 100 ribu ton, kapan saja kita bisa mengambil mau di triwulan pertama, kedua atau setiap bulan harganya tetap flat sesuai dengan,” tegasnya.Edy menegaskan hal itu tidak hanya untuk komoditas beras namun mencakup komoditi lain yang ditangani Bulog. (Hfz)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) berencana menerapkan tiga treatment atau upaya pelayanan dalam menekan inflasi selama Ramadan 1445 H.

“Ada 3 treatment skenario yang kita laksanakan melalui operasi pasar. Dimulai dari sebelum ramadan, saat ramadan dan memasuki akhir ramadan menjelang Idulfitri,” kata Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo di Aula Eka Hapakat, Rabu, (28/2).

Edy mengatakan, pelaksanaan treatment tersebut merupakan arahan dari Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran. Pemprov juga bekerjasama dengan bulog dalam menjaga harga.”Kita sedang kerjasama dengan Bulog untuk menyiapkan beras, sekarang berita yang dihimpun agak naik harga beras,” imbuhnya.

Dia bersyukur Bulog dapat menyediakan beras dalam sekala besar dengan harga yang stabil, tidak terpengaruh kenaikan.

Baca Juga :  Progres Pembangunan Rel Kereta Api Masih Tahap Perencanaan

“Kita misal satu tahun memerlukan 100 ribu ton, kapan saja kita bisa mengambil mau di triwulan pertama, kedua atau setiap bulan harganya tetap flat sesuai dengan,” tegasnya.Edy menegaskan hal itu tidak hanya untuk komoditas beras namun mencakup komoditi lain yang ditangani Bulog. (Hfz)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru