Pemprov Kalteng Soroti Keselamatan dan Disiplin Saat Arus Balik

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kalteng Yulindra Dedy menegaskan pentingnya kedisiplinan pemudik dalam mematuhi aturan yang berlaku selama perjalanan arus balik.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar selalu menjaga keselamatan. Patuhi arahan petugas serta rambu-rambu yang ada demi keselamatan bersama,” ujarnya, baru-baru ini.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah telah memetakan potensi lonjakan penumpang pada beberapa hari tertentu

. “Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada tanggal 24 Maret dan 28 Maret 2026. Kami berharap masyarakat bisa menyesuaikan jadwal perjalanan agar tidak terjadi penumpukan,” tambahnya.

Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran (Angleb) 2026, tren pergerakan penumpang menunjukkan dinamika yang berbeda antara moda transportasi laut dan udara.

Baca Juga :  401 Sekolah di Kalteng Laksanakan PTM Terbatas, Ini Ketentuannya

Untuk transportasi laut, jumlah penumpang tercatat mencapai 22.109 orang pada periode H-7 hingga hari H.

Angka ini mengalami kenaikan sekitar 18 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 18.689 penumpang. Namun, jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai 23.497 penumpang, terjadi penurunan sekitar 6 persen.

Electronic money exchangers listing

Sementara itu, pada moda transportasi udara, jumlah penumpang tercatat sebanyak 37.037 orang pada periode H-7 hingga H-1. Angka ini mengalami penurunan sekitar 7 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 39.614 penumpang. Meski demikian, jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang hanya 32.274 penumpang, terjadi peningkatan signifi kan sebesar 15 persen.

Melihat tren tersebut, moda transportasi udara masih menjadi pilihan utama masyarakat dengan jumlah penumpang yang lebih tinggi dibandingkan jalur laut.

Baca Juga :  Progress Renovasi Bundaran Besar Palangkaraya Sudah Capai 95 Persen

Namun, peningkatan pada sektor transportasi laut di tahun 2026 menunjukkan adanya pergeseran pilihan masyarakat, terutama untuk perjalanan jarak tertentu yang dinilai lebih ekonomis.

“Kami memprediksi arus balik masih akan didominasi oleh transportasi udara, namun jalur laut juga berpotensi mengalami peningkatan, terutama menjelang puncak arus balik,” jelasnya.

Dishub Kalteng juga mengimbau seluruh pemudik agar merencanakan perjalanan dengan matang, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta menjaga kondisi fi sik selama perjalanan. (*rif/zia/ala/kpg)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kalteng Yulindra Dedy menegaskan pentingnya kedisiplinan pemudik dalam mematuhi aturan yang berlaku selama perjalanan arus balik.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar selalu menjaga keselamatan. Patuhi arahan petugas serta rambu-rambu yang ada demi keselamatan bersama,” ujarnya, baru-baru ini.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah telah memetakan potensi lonjakan penumpang pada beberapa hari tertentu

Electronic money exchangers listing

. “Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada tanggal 24 Maret dan 28 Maret 2026. Kami berharap masyarakat bisa menyesuaikan jadwal perjalanan agar tidak terjadi penumpukan,” tambahnya.

Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran (Angleb) 2026, tren pergerakan penumpang menunjukkan dinamika yang berbeda antara moda transportasi laut dan udara.

Baca Juga :  401 Sekolah di Kalteng Laksanakan PTM Terbatas, Ini Ketentuannya

Untuk transportasi laut, jumlah penumpang tercatat mencapai 22.109 orang pada periode H-7 hingga hari H.

Angka ini mengalami kenaikan sekitar 18 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 18.689 penumpang. Namun, jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai 23.497 penumpang, terjadi penurunan sekitar 6 persen.

Sementara itu, pada moda transportasi udara, jumlah penumpang tercatat sebanyak 37.037 orang pada periode H-7 hingga H-1. Angka ini mengalami penurunan sekitar 7 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 39.614 penumpang. Meski demikian, jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang hanya 32.274 penumpang, terjadi peningkatan signifi kan sebesar 15 persen.

Melihat tren tersebut, moda transportasi udara masih menjadi pilihan utama masyarakat dengan jumlah penumpang yang lebih tinggi dibandingkan jalur laut.

Baca Juga :  Progress Renovasi Bundaran Besar Palangkaraya Sudah Capai 95 Persen

Namun, peningkatan pada sektor transportasi laut di tahun 2026 menunjukkan adanya pergeseran pilihan masyarakat, terutama untuk perjalanan jarak tertentu yang dinilai lebih ekonomis.

“Kami memprediksi arus balik masih akan didominasi oleh transportasi udara, namun jalur laut juga berpotensi mengalami peningkatan, terutama menjelang puncak arus balik,” jelasnya.

Dishub Kalteng juga mengimbau seluruh pemudik agar merencanakan perjalanan dengan matang, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta menjaga kondisi fi sik selama perjalanan. (*rif/zia/ala/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru