PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo menegaskan komitmen Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran terhadap dunia pendidikan tetap kuat meski pemerintah menghadapi efisiensi anggaran dan tantangan kondisi global. Hal itu disampaikannya usai kegiatan pembagian sembako gratis bagi mahasiswa pedalaman dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Rabu (20/5/2026).
Menurut Reza, program sembako gratis bagi mahasiswa menjadi bukti nyata bahwa Gubernur tetap memprioritaskan pendidikan, khususnya bagi mahasiswa asal pedalaman dan penerima bantuan pendidikan.
“Ini bukti wujud konkret dari Bapak Gubernur, Bapak Haji Agustiar Sabran. Di tengah kondisi efisiensi dan situasi global seperti sekarang, Pak Gubernur tetap tidak meninggalkan pendidikan. Tidak meninggalkan satu pun siswa dan mahasiswa, khususnya anak-anak Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya berupa pembagian bantuan pangan, tetapi juga diisi kuliah umum yang menghadirkan langsung Gubernur Kalimantan Tengah bersama jajaran Forkopimda untuk memberikan motivasi serta penguatan wawasan kebangsaan kepada mahasiswa.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Agustiar Sabran mengajak Pangdam, Kapolda, Kabinda, hingga Ketua Pengadilan Tinggi memberikan pesan moral dan semangat nasionalisme kepada mahasiswa dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional.
“Pak Gubernur datang membawa Forkopimda. Pak Pangdam, Pak Kapolda, Pak Kabinda, sampai Ibu Ketua Pengadilan Tinggi ikut menguliahi mahasiswa. Pesan-pesan moral dan nasionalisme itu penting supaya mahasiswa kita semakin sadar akan pentingnya pendidikan,” katanya.
Reza menegaskan, visi besar Gubernur Kalimantan Tengah adalah menciptakan sumber daya manusia unggul agar generasi muda daerah tidak lagi hanya menjadi penonton di daerah sendiri.
“Cita-cita Pak Gubernur jelas, anak-anak Kalimantan Tengah tidak boleh jadi penonton lagi. Anak-anak Kalteng harus menjadi tuan di rumahnya sendiri,” tegasnya.
Ia menambahkan, bantuan sembako gratis tersebut menyasar sekitar 3.500 mahasiswa dari wilayah pedalaman dan penerima KIP Kuliah. Menurutnya, pemerintah pusat telah membantu biaya pendidikan melalui program KIP Kuliah, sedangkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah hadir membantu memenuhi kebutuhan pangan mahasiswa.
“Kalau pendidikan sudah dibantu pemerintah pusat lewat KIP Kuliah, maka Pak Gubernur membantu pangannya. Jangan sampai mahasiswa belajar dalam keadaan lapar atau kesulitan membeli kebutuhan pokok,” ucap Reza.
Paket bantuan yang dibagikan terdiri atas beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan gula 1 kilogram. Reza menyebut kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi lintas perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
“Kegiatan ini bukan hanya kegiatan Dinas Pendidikan, tetapi kegiatan Pak Gubernur yang melibatkan banyak perangkat daerah. Ada Dinas Perdagangan, Biro Kesra, Kominfo, dan lainnya. Semua bekerja sama mewujudkan visi dan misi Bapak Gubernur,” pungkasnya. (tim)


