Tekan Dampak Ekonomi Karhutla, Pemprov Kalteng Bagikan 450 Ribu Paket Bantuan Secara Jemput Bola

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO — Guna menekan dampak ekonomi masyarakat akibat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kemarau panjang, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyiapkan 450 ribu paket bantuan logistik yang disalurkan secara bertahap dan jemput bola, Sabtu (19/9/2026).

Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran menjelaskan, dari total 450.000 paket tersebut, sebanyak 150.000 paket diperuntukkan bagi masyarakat pemegang Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).

Sementara 300.000 paket sisanya disiapkan sebagai bantuan tambahan bagi kelompok masyarakat sasaran lainnya.

“Kami melihat dampaknya dan menyimpulkan sasaran penerimanya. Contohnya tukang parkir, cleaning service, pasukan kuning, serta pegawai ASN Golongan I, Golongan II, dan tenaga PPPK yang berada di tingkat bawah,” ujar Agustiar saat diwawancarai awak media di halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Sabtu (19/9/2026).

Baca Juga :  Bergabung ke Gerindra, Agustiar Sabran Berpeluang Pimpin DPD Kalteng

Menurutnya, penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap dan tidak dipusatkan di satu lokasi guna menghindari kerumunan sekaligus memastikan proses distribusi berjalan dengan tertib.

Pemprov Kalteng juga menerapkan mekanisme jemput bola serta verifikasi lapangan agar bantuan tepat sasaran.

“Kami verifikasi dulu, berhak atau tidak menerima. Kalau yang sudah mampu, yang punya mobil, ngapain dikasih,” tegasnya.

Electronic money exchangers listing

Di sisi lain, Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo juga dijadwalkan menyisir sejumlah wilayah di bagian utara, termasuk Kabupaten Murung Raya dan Barito Utara, untuk mengecek posko penanganan karhutla serta memastikan distribusi bantuan logistik berjalan lancar.

Sementara itu, pemerintah juga menyiagakan sekitar 160 fasilitas kesehatan (faskes) yang terdiri atas rumah sakit dan puskesmas milik pemerintah daerah.

Baca Juga :  Kalteng Perkuat Skrining Kesehatan Jiwa dan Napza di Seluruh Kabupaten dan Kota

Faskes tersebut dipersiapkan untuk menangani berbagai dampak kesehatan masyarakat akibat paparan kabut asap dan cuaca ekstrem.

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO — Guna menekan dampak ekonomi masyarakat akibat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kemarau panjang, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyiapkan 450 ribu paket bantuan logistik yang disalurkan secara bertahap dan jemput bola, Sabtu (19/9/2026).

Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran menjelaskan, dari total 450.000 paket tersebut, sebanyak 150.000 paket diperuntukkan bagi masyarakat pemegang Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).

Sementara 300.000 paket sisanya disiapkan sebagai bantuan tambahan bagi kelompok masyarakat sasaran lainnya.

Electronic money exchangers listing

“Kami melihat dampaknya dan menyimpulkan sasaran penerimanya. Contohnya tukang parkir, cleaning service, pasukan kuning, serta pegawai ASN Golongan I, Golongan II, dan tenaga PPPK yang berada di tingkat bawah,” ujar Agustiar saat diwawancarai awak media di halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Sabtu (19/9/2026).

Baca Juga :  Bergabung ke Gerindra, Agustiar Sabran Berpeluang Pimpin DPD Kalteng

Menurutnya, penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap dan tidak dipusatkan di satu lokasi guna menghindari kerumunan sekaligus memastikan proses distribusi berjalan dengan tertib.

Pemprov Kalteng juga menerapkan mekanisme jemput bola serta verifikasi lapangan agar bantuan tepat sasaran.

“Kami verifikasi dulu, berhak atau tidak menerima. Kalau yang sudah mampu, yang punya mobil, ngapain dikasih,” tegasnya.

Di sisi lain, Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo juga dijadwalkan menyisir sejumlah wilayah di bagian utara, termasuk Kabupaten Murung Raya dan Barito Utara, untuk mengecek posko penanganan karhutla serta memastikan distribusi bantuan logistik berjalan lancar.

Sementara itu, pemerintah juga menyiagakan sekitar 160 fasilitas kesehatan (faskes) yang terdiri atas rumah sakit dan puskesmas milik pemerintah daerah.

Baca Juga :  Kalteng Perkuat Skrining Kesehatan Jiwa dan Napza di Seluruh Kabupaten dan Kota

Faskes tersebut dipersiapkan untuk menangani berbagai dampak kesehatan masyarakat akibat paparan kabut asap dan cuaca ekstrem.

Terpopuler

Artikel Terbaru