25.6 C
Jakarta
Thursday, April 3, 2025

Ivo Ajak Kaum Perempuan Deteksi Dini Kanker Payudara

PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO – Deteksi dini kanker payudara harus dilakukan bagi kaum perempuan. Itu disampaikan Ketua  Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalteng Ivo Sugianto Sabran saat menjadi Keynote Speaker dalam kegiatan Penyuluhan Kanker Payudara, menggunakan metode Know Your Lemons yang dihadiri secara virtual dari Kantor Bupati Murung Raya, Sabtu (18/9). 

Kegiatan itu dilaksanakan di sela-sela kegiatan mendampingi Kunker Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran di Kabupaten Murung Raya. Ketua TP-PKK Kalteng menyampaikan materi tentang Breast Cancer. Kanker payudara merupakan tumor ganas yang terbentuk dari sel-sel payudara yang tumbuh dan berkembang tanpa terkendali, sehingga dapat menyebar di antara jaringan atau organ di dekat payudara atau ke bagian tubuh lainnya. Berdasarkan Insidensi Kanker di Indonesia 2018, kasus baru kanker payudara pada perempuan menduduki peringkat pertama yaitu 58.256. 

Baca Juga :  Capaian Prestasi selama 2019 Harus Dipertahankan di 2020

Ivo mengatakan, 70 perseb dari pasien kanker payudara datang ke dokter pada keadaan stadium lanjut sehingga mempengaruhi kualitas hidup pasien. Stadium kanker payudara terdiri dari 0-4 yakni untuk stadium 0 disebut cancer in situ, stadium 1 untuk ukuran kanker kurang dari 2 cm, stadium 2 untuk ukuran kanker sekitarnya 2-5 cm penjalaran ke kelenjar getah bening ketiak, stadium 3 ukuran kanker  sekitar 5 cm atau penyebaran luas ke kelenjar getah bening ketiak dan stadium 4 yakni kanker sudah menyebar ke luar payudara. 

“Deteksi dini secara rutin penting dilakukan walaupun tidak ada gejala terkait kanker payudara, agar jika ada abnormalitas dapat diketahui sejak awal, sebelum berkembang menjadi lebih parah. Semakin dini kanker payudara terdeteksi (stadium awal), semakin tinggi kesempatan hidupnya,” ucap Ivo Sugianto Sabran. 

Baca Juga :  Kabut Asap, Pemprov Kalteng Wacanakan Tanggap Darurat Bencana Karhutla

Dia mengatakan, 3 langkah harus dilakukan sejak saat ini, yakni deteksi perubahan payudara di depan cermin, rasakan perubahan payudara ketika berbaring dan deteksi perubahan payudara ketika mandi. Kelainan payudara yang perlu diperhatikan mulai dari teraba benjolan, penebalan kulit, perubahan bentuk dan ukuran payudara, nyeri, pengerutan kulit payudara, keluar cairan dari puting susu, penarikan puting susu ke dalam dan luka pada payudara. 

Menurutnya, peran TP PKK dalam deteksi dini kanker payudara yakni mendukung program nasional pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan, terlibat sebagai agen pencegahan kanker dan sosialisasi sadari (Periksa Payudara Sendiri). 

“Energi positif dari diri sendiri dan orang-orang sekitar, dapat meningkatkan imunitas dan membuat hidup lebih bersemangat,” pungkasnya.  

PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO – Deteksi dini kanker payudara harus dilakukan bagi kaum perempuan. Itu disampaikan Ketua  Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalteng Ivo Sugianto Sabran saat menjadi Keynote Speaker dalam kegiatan Penyuluhan Kanker Payudara, menggunakan metode Know Your Lemons yang dihadiri secara virtual dari Kantor Bupati Murung Raya, Sabtu (18/9). 

Kegiatan itu dilaksanakan di sela-sela kegiatan mendampingi Kunker Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran di Kabupaten Murung Raya. Ketua TP-PKK Kalteng menyampaikan materi tentang Breast Cancer. Kanker payudara merupakan tumor ganas yang terbentuk dari sel-sel payudara yang tumbuh dan berkembang tanpa terkendali, sehingga dapat menyebar di antara jaringan atau organ di dekat payudara atau ke bagian tubuh lainnya. Berdasarkan Insidensi Kanker di Indonesia 2018, kasus baru kanker payudara pada perempuan menduduki peringkat pertama yaitu 58.256. 

Baca Juga :  Capaian Prestasi selama 2019 Harus Dipertahankan di 2020

Ivo mengatakan, 70 perseb dari pasien kanker payudara datang ke dokter pada keadaan stadium lanjut sehingga mempengaruhi kualitas hidup pasien. Stadium kanker payudara terdiri dari 0-4 yakni untuk stadium 0 disebut cancer in situ, stadium 1 untuk ukuran kanker kurang dari 2 cm, stadium 2 untuk ukuran kanker sekitarnya 2-5 cm penjalaran ke kelenjar getah bening ketiak, stadium 3 ukuran kanker  sekitar 5 cm atau penyebaran luas ke kelenjar getah bening ketiak dan stadium 4 yakni kanker sudah menyebar ke luar payudara. 

“Deteksi dini secara rutin penting dilakukan walaupun tidak ada gejala terkait kanker payudara, agar jika ada abnormalitas dapat diketahui sejak awal, sebelum berkembang menjadi lebih parah. Semakin dini kanker payudara terdeteksi (stadium awal), semakin tinggi kesempatan hidupnya,” ucap Ivo Sugianto Sabran. 

Baca Juga :  Kabut Asap, Pemprov Kalteng Wacanakan Tanggap Darurat Bencana Karhutla

Dia mengatakan, 3 langkah harus dilakukan sejak saat ini, yakni deteksi perubahan payudara di depan cermin, rasakan perubahan payudara ketika berbaring dan deteksi perubahan payudara ketika mandi. Kelainan payudara yang perlu diperhatikan mulai dari teraba benjolan, penebalan kulit, perubahan bentuk dan ukuran payudara, nyeri, pengerutan kulit payudara, keluar cairan dari puting susu, penarikan puting susu ke dalam dan luka pada payudara. 

Menurutnya, peran TP PKK dalam deteksi dini kanker payudara yakni mendukung program nasional pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan, terlibat sebagai agen pencegahan kanker dan sosialisasi sadari (Periksa Payudara Sendiri). 

“Energi positif dari diri sendiri dan orang-orang sekitar, dapat meningkatkan imunitas dan membuat hidup lebih bersemangat,” pungkasnya.  

Terpopuler

Artikel Terbaru