Audiensi dengan Biro Kesra, PII Kalteng Matangkan MYLeads 2026

Selain itu, Rus’ansyah juga menekankan pentingnya sikap gigih dalam menjalankan amanah organisasi.

Menurutnya, berbagai keterbatasan yang dihadapi tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti bergerak.

”Semangat untuk memulai dan berikhtiar harus selalu dikedepankan, karena dukungan dan jalan kemudahan sering kali hadir setelah langkah pertama dilakukan. Dalam arahannya, beliau mengingatkan agar para aktivis muda tidak terlalu fokus pada ketersediaan sumber daya di awal, melainkan lebih dahulu menunjukkan kesungguhan kerja dan komitmen terhadap tujuan yang ingin dicapai,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh panitia dan kader PII untuk menjaga keikhlasan dalam berorganisasi.

Aktivitas organisasi, menurutnya, merupakan ruang pengabdian yang harus dijalankan tanpa pamrih, dengan orientasi memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat, masyarakat, dan bangsa.

Baca Juga :  Dorong Ketahanan Pangan, Dinas TPHP Kalteng Libatkan Mahasiswa KKN UPR di Sentra Pertanian

”Nilai pengabdian inilah yang akan menjadi fondasi lahirnya pemimpin-pemimpin yang memiliki integritas dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya,” terangnya.

Ia juga berpesan agar setiap individu yang telah menerima amanah dalam organisasi mampu menuntaskan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

Electronic money exchangers listing

”Sekecil apa pun peran yang diemban, semuanya memiliki kontribusi penting terhadap keberhasilan sebuah program. Karena itu, konsistensi, komitmen, dan kesungguhan dalam menyelesaikan setiap pekerjaan menjadi kunci utama dalam membangun organisasi yang kuat dan dipercaya,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Rus’ansyah turut mendorong PW PII Kalteng untuk terus mengambil bagian dalam mendukung berbagai program strategis Pemerintah Provinsi Kalteng.

Menurutnya, organisasi kepelajaran memiliki posisi yang sangat penting sebagai mitra pembangunan, khususnya dalam membentuk generasi muda yang berkualitas, berkarakter, dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  DLH Kalteng Gelar Sosialisasi DDDTLH dan Konsultasi Publik RPPLH 2025

Melalui audiensi ini, PW PII Kalteng memperoleh berbagai arahan, motivasi, dan penguatan untuk menyukseskan pelaksanaan Muslim Youth Leaders 2026.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen PII dalam membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menghadirkan program pembinaan yang berdampak bagi pelajar Kalteng.

Dengan semangat kolaborasi, pengabdian, dan tanggung jawab, PW PII Kalteng optimistis Muslim Youth Leaders 2026 akan menjadi salah satu ikhtiar strategis dalam mencetak generasi pelajar yang berilmu, berakhlak, berjiwa pemimpin, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kalteng dan Indonesia di masa mendatang.(tim)

Selain itu, Rus’ansyah juga menekankan pentingnya sikap gigih dalam menjalankan amanah organisasi.

Menurutnya, berbagai keterbatasan yang dihadapi tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti bergerak.

”Semangat untuk memulai dan berikhtiar harus selalu dikedepankan, karena dukungan dan jalan kemudahan sering kali hadir setelah langkah pertama dilakukan. Dalam arahannya, beliau mengingatkan agar para aktivis muda tidak terlalu fokus pada ketersediaan sumber daya di awal, melainkan lebih dahulu menunjukkan kesungguhan kerja dan komitmen terhadap tujuan yang ingin dicapai,” ujarnya.

Electronic money exchangers listing

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh panitia dan kader PII untuk menjaga keikhlasan dalam berorganisasi.

Aktivitas organisasi, menurutnya, merupakan ruang pengabdian yang harus dijalankan tanpa pamrih, dengan orientasi memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat, masyarakat, dan bangsa.

Baca Juga :  Dorong Ketahanan Pangan, Dinas TPHP Kalteng Libatkan Mahasiswa KKN UPR di Sentra Pertanian

”Nilai pengabdian inilah yang akan menjadi fondasi lahirnya pemimpin-pemimpin yang memiliki integritas dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya,” terangnya.

Ia juga berpesan agar setiap individu yang telah menerima amanah dalam organisasi mampu menuntaskan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

”Sekecil apa pun peran yang diemban, semuanya memiliki kontribusi penting terhadap keberhasilan sebuah program. Karena itu, konsistensi, komitmen, dan kesungguhan dalam menyelesaikan setiap pekerjaan menjadi kunci utama dalam membangun organisasi yang kuat dan dipercaya,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Rus’ansyah turut mendorong PW PII Kalteng untuk terus mengambil bagian dalam mendukung berbagai program strategis Pemerintah Provinsi Kalteng.

Menurutnya, organisasi kepelajaran memiliki posisi yang sangat penting sebagai mitra pembangunan, khususnya dalam membentuk generasi muda yang berkualitas, berkarakter, dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Baca Juga :  DLH Kalteng Gelar Sosialisasi DDDTLH dan Konsultasi Publik RPPLH 2025

Melalui audiensi ini, PW PII Kalteng memperoleh berbagai arahan, motivasi, dan penguatan untuk menyukseskan pelaksanaan Muslim Youth Leaders 2026.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen PII dalam membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menghadirkan program pembinaan yang berdampak bagi pelajar Kalteng.

Dengan semangat kolaborasi, pengabdian, dan tanggung jawab, PW PII Kalteng optimistis Muslim Youth Leaders 2026 akan menjadi salah satu ikhtiar strategis dalam mencetak generasi pelajar yang berilmu, berakhlak, berjiwa pemimpin, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kalteng dan Indonesia di masa mendatang.(tim)

Terpopuler

Artikel Terbaru