Di Tengah Bencana Karhutla, Gubernur Kalteng Salurkan Bantuan di Sei Gohong dan Petuk Katimpun

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memengaruhi aspek kesehatan dan ekonomi warga.

Merespons kondisi tersebut, Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran ikut bergerak cepat menyalurkan program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) , khususnya di Kelurahan Sei Gohong dan Petuk Katimpun.

Guna memastikan pemerataan di tengah situasi krisis, pemerintah daerah juga membagikan paket sembako kepada warga yang belum terdaftar sebagai penerima KHBS.

Selain bantuan pangan untuk menopang ekonomi warga yang terdampak karhutla, Gubernur menyadari bahwa musim kemarau dan kebakaran kerap memicu krisis air.

Oleh karena itu. Ia menegaskan komitmen pemerintah dalam menjamin ketersediaan air bersih bagi warga melalui pembangunan sumur bor, dan meminta aparatur desa proaktif mendata wilayahnya.

Baca Juga :  Inflasi di Kalteng Disebut Relatif Stabil

“Seperti contohnya selain sembako, ada lagi bantuan air bersih, sumur bor. Di mana pun kalau desa meminta secara resmi, kami pastikan dapat ya,” tegas Gubernur di sela-sela penyerahan bantuan kepada warga di petuk Katimpun, Selasa (15/9/2026).

Lebih lanjut, dampak kabut asap akibat karhutla yang mengancam kesehatan pernapasan warga turut menjadi perhatian utama.

Electronic money exchangers listing

Bersama para relawan, Pemprov Kalteng membagikan alat pelindung diri dan suplemen kesehatan secara masif agar daya tahan tubuh masyarakat tetap terjaga di tengah kepungan asap.

“Habis itu, vitamin, bagi relawan-relawan kami juga, membagi masker, termasuk itu semuanya,” tambahnya.

Melalui langkah responsif dan komprehensif inimulai dari pemenuhan kebutuhan pangan lewat KHBS dan sembako, penyediaan sumur bor, hingga pembagian masker dan vitamin.

Baca Juga :  Dislutkan Kalteng Kawal Pemulihan Aktivitas Perikanan di Kumai Pasca Cuaca Buruk

Gubernur berharap masyarakat di Sei Gohong dan Petuk Katimpun dapat lebih tangguh dalam menghadapi dampak bencana karhutla saat ini. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memengaruhi aspek kesehatan dan ekonomi warga.

Merespons kondisi tersebut, Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran ikut bergerak cepat menyalurkan program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) , khususnya di Kelurahan Sei Gohong dan Petuk Katimpun.

Guna memastikan pemerataan di tengah situasi krisis, pemerintah daerah juga membagikan paket sembako kepada warga yang belum terdaftar sebagai penerima KHBS.

Electronic money exchangers listing

Selain bantuan pangan untuk menopang ekonomi warga yang terdampak karhutla, Gubernur menyadari bahwa musim kemarau dan kebakaran kerap memicu krisis air.

Oleh karena itu. Ia menegaskan komitmen pemerintah dalam menjamin ketersediaan air bersih bagi warga melalui pembangunan sumur bor, dan meminta aparatur desa proaktif mendata wilayahnya.

Baca Juga :  Inflasi di Kalteng Disebut Relatif Stabil

“Seperti contohnya selain sembako, ada lagi bantuan air bersih, sumur bor. Di mana pun kalau desa meminta secara resmi, kami pastikan dapat ya,” tegas Gubernur di sela-sela penyerahan bantuan kepada warga di petuk Katimpun, Selasa (15/9/2026).

Lebih lanjut, dampak kabut asap akibat karhutla yang mengancam kesehatan pernapasan warga turut menjadi perhatian utama.

Bersama para relawan, Pemprov Kalteng membagikan alat pelindung diri dan suplemen kesehatan secara masif agar daya tahan tubuh masyarakat tetap terjaga di tengah kepungan asap.

“Habis itu, vitamin, bagi relawan-relawan kami juga, membagi masker, termasuk itu semuanya,” tambahnya.

Melalui langkah responsif dan komprehensif inimulai dari pemenuhan kebutuhan pangan lewat KHBS dan sembako, penyediaan sumur bor, hingga pembagian masker dan vitamin.

Baca Juga :  Dislutkan Kalteng Kawal Pemulihan Aktivitas Perikanan di Kumai Pasca Cuaca Buruk

Gubernur berharap masyarakat di Sei Gohong dan Petuk Katimpun dapat lebih tangguh dalam menghadapi dampak bencana karhutla saat ini. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru