27.6 C
Jakarta
Friday, February 13, 2026

Pemprov Kalteng Sasar 9 Titik Lewat Gerakan Pasar Murah

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di sembilan kabupaten/kota, Jumat (13/2/2026).

“Melalui kegiatan ini, pemerintah hadir untuk menstabilkan harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat agar kebutuhan pokok bisa diperoleh dengan harga lebih terjangkau,” ujar Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko, di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kalteng, Jalan Willem A.S., Palangka Raya.

Pelaksanaan GPM dilakukan di tingkat provinsi serta mencakup Kabupaten Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Seruyan, Sukamara, Katingan, dan Kota Palangka Raya. Sementara daerah lainnya dijadwalkan menyusul pada bulan yang sama.

Baca Juga :  Kepala BKD Hadiri Orientasi Anggota DPRD Se-Kalteng, Gubernur Tekankan Pentingnya Koordinasi

“Kami ingin memastikan intervensi ini merata, sehingga masyarakat di berbagai wilayah dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan 10 ton beras premium bersubsidi, 1 ton gula konsumsi, 1.000 liter minyak goreng, 500 tray telur ayam ras, serta ratusan kilogram bawang merah dan bawang putih dengan subsidi Rp2.000 hingga Rp10.000 per komoditas.

“Selisih harga ini ditanggung pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan agar masyarakat bisa membeli di bawah harga pasar,” jelasnya.

Harga yang ditawarkan antara lain beras premium 5 kilogram Rp59.000, beras SPHP 5 kilogram Rp58.000, gula konsumsi Rp15.000 per kilogram, bawang merah Rp32.000 per kilogram, bawang putih Rp30.000 per kilogram, minyak goreng Fortune 1 liter Rp17.000, telur omega isi 10 butir Rp20.000, serta telur ayam ras satu rak Rp50.000.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Disambut Plt Gubernur, Presiden Langsung ke Pulang Pisau Menggunakan H

“Untuk ketersediaan stok, berdasarkan rapat bersama Bulog, cadangan kita sekitar 14.706 ton dan diperkirakan cukup hingga enam bulan ke depan,” tegasnya.

Pemerintah daerah juga mengimbau para pedagang pasar tradisional agar mematuhi ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan tidak menaikkan harga secara sepihak menjelang Ramadan.

“Pengawasan akan kami lakukan bersama instansi terkait agar stabilitas harga dan kondusivitas ekonomi daerah tetap terjaga,” pungkasnya. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di sembilan kabupaten/kota, Jumat (13/2/2026).

“Melalui kegiatan ini, pemerintah hadir untuk menstabilkan harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat agar kebutuhan pokok bisa diperoleh dengan harga lebih terjangkau,” ujar Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko, di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kalteng, Jalan Willem A.S., Palangka Raya.

Pelaksanaan GPM dilakukan di tingkat provinsi serta mencakup Kabupaten Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Seruyan, Sukamara, Katingan, dan Kota Palangka Raya. Sementara daerah lainnya dijadwalkan menyusul pada bulan yang sama.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Kepala BKD Hadiri Orientasi Anggota DPRD Se-Kalteng, Gubernur Tekankan Pentingnya Koordinasi

“Kami ingin memastikan intervensi ini merata, sehingga masyarakat di berbagai wilayah dapat merasakan manfaatnya secara langsung,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan 10 ton beras premium bersubsidi, 1 ton gula konsumsi, 1.000 liter minyak goreng, 500 tray telur ayam ras, serta ratusan kilogram bawang merah dan bawang putih dengan subsidi Rp2.000 hingga Rp10.000 per komoditas.

“Selisih harga ini ditanggung pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan agar masyarakat bisa membeli di bawah harga pasar,” jelasnya.

Harga yang ditawarkan antara lain beras premium 5 kilogram Rp59.000, beras SPHP 5 kilogram Rp58.000, gula konsumsi Rp15.000 per kilogram, bawang merah Rp32.000 per kilogram, bawang putih Rp30.000 per kilogram, minyak goreng Fortune 1 liter Rp17.000, telur omega isi 10 butir Rp20.000, serta telur ayam ras satu rak Rp50.000.

Baca Juga :  Disambut Plt Gubernur, Presiden Langsung ke Pulang Pisau Menggunakan H

“Untuk ketersediaan stok, berdasarkan rapat bersama Bulog, cadangan kita sekitar 14.706 ton dan diperkirakan cukup hingga enam bulan ke depan,” tegasnya.

Pemerintah daerah juga mengimbau para pedagang pasar tradisional agar mematuhi ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan tidak menaikkan harga secara sepihak menjelang Ramadan.

“Pengawasan akan kami lakukan bersama instansi terkait agar stabilitas harga dan kondusivitas ekonomi daerah tetap terjaga,” pungkasnya. (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/