PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menerima kunjungan Staf Khusus Presiden RI Bidang Ekonomi Kreatif dalam agenda silaturahmi dan ramah tamah di Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Selasa (10/2/2026). Pertemuan ini dimanfaatkan untuk memperkenalkan kekayaan budaya, pariwisata, hingga potensi ekonomi kreatif daerah.
Dalam kesempatan itu, Agustiar menegaskan Kalteng memiliki modal besar untuk pengembangan sektor ekonomi kreatif, mulai dari seni budaya Dayak, wisata alam, hingga kerajinan dan produk pangan lokal yang berdaya saing.
“Suatu kehormatan bagi kami atas kunjungan Bapak Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif beserta rombongan ke Kalteng,” ujar Agustiar.
Dia memperkenalkan Kalteng sebagai provinsi terluas di Indonesia dengan luas wilayah lebih dari 153 ribu kilometer persegi, bahkan lebih luas dibanding Pulau Jawa.
“Kalteng merupakan provinsi terluas di Indonesia, dengan wilayah lebih dari 153 ribu kilometer persegi,” katanya.
Agustiar juga menyoroti karakter masyarakat Kalteng yang heterogen dan hidup rukun dalam bingkai falsafah Huma Betang.
“Penduduk Kalteng terdiri dari berbagai suku, seperti Dayak, Banjar, Jawa, Bugis, Sunda, Madura, Batak, dan lainnya, yang hidup rukun, damai, dan harmonis dalam naungan falsafah Huma Betang,” ucapnya.
Selain keragaman sosial budaya, Kalteng dinilai memiliki potensi ekonomi kreatif yang sangat besar untuk terus dikembangkan sebagai penggerak ekonomi daerah.
“Kami punya seni budaya Dayak, wisata alam seperti Taman Nasional Tanjung Puting dan Sebangau, wisata budaya Rumah Betang dan Istana Kuning, serta kerajinan khas seperti getah nyatu, anyaman rotan, benang bintik, hingga olahan pangan lokal,” jelas Agustiar.
Gubernur menegaskan Pemprov Kalteng berkomitmen mendukung program prioritas nasional yang sejalan dengan ASTA CITA Presiden dan Wakil Presiden.
“Kami tegak lurus dengan ASTA CITA Bapak Presiden dan Wakil Presiden, dan siap menyukseskan program MBG, Koperasi Merah Putih, pembangunan SDM, ketahanan pangan, serta penguatan sektor ekonomi kreatif,” tegasnya.
Komitmen tersebut selaras dengan visi dan misi kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Kalteng dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Visi kami mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak khususnya dan masyarakat Kalteng pada umumnya, dengan spirit kearifan lokal dalam bingkai NKRI menuju Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Bermartabat,” pungkasnya. (adr)


