Ribuan Aparatur Desa dan Kelurahan Hadir, Gubernur Kalteng Buka Rakor Akbar 2026

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Gubernur Kalteng Agustiar Sabran resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Kelurahan se-Kalteng Tahun 2026 di Gor Indoor Serbaguna Kota Palangka Raya, Kamis (6/8/2026) malam. Rakor tersebut dihadiri ratusan aparatur pemerintahan desa dan kelurahan dari seluruh Kalteng untuk memperkuat sinergi pembangunan hingga tingkat akar rumput.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Linae Victoria Aden mengatakan, forum tersebut menjadi wadah konsolidasi pemerintah daerah bersama aparatur desa dan kelurahan untuk menyelaraskan program pembangunan. Sebanyak 136 camat, 1.432 kepala desa, dan 139 lurah se-Kalteng diundang dalam kegiatan tersebut.

“Peserta yang diundang secara keseluruhan mencakup 136 orang camat, 1.432 orang kepala desa, serta 139 orang lurah se-Kalteng,” ujar Linae saat membacakan laporan pembukaan.

Menurut Linae, rakor tersebut tidak hanya menjadi forum pertemuan aparatur pemerintahan, tetapi juga ruang memperkuat kolaborasi dalam menangani sejumlah persoalan yang dihadapi daerah.

Baca Juga :  Gubernur Minta Pemuda Kalteng Kawal Pembangunan Daerah

“Tujuannya adalah untuk memperkuat sinergi serta kolaborasi dalam upaya pencegahan Karhutla, mendorong desa bersih narkoba, hingga memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan di desa,” paparnya.

Antusiasme peserta juga mendapat perhatian khusus dalam pembukaan rakor. Linae menayangkan cuplikan video yang menggambarkan perjuangan sejumlah kepala desa dari wilayah pedalaman untuk menghadiri kegiatan tersebut. Dalam video itu, para kepala desa terlihat menempuh jalur sungai yang mengering hingga harus mendorong perahu agar dapat melanjutkan perjalanan.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengapresiasi semangat para kepala desa dan lurah yang datang dari berbagai wilayah. Menurutnya, aparatur desa merupakan ujung tombak pemerintahan yang memiliki peran penting dalam memastikan pembangunan dirasakan masyarakat.

Electronic money exchangers listing

“Merekalah ujung tombak di desanya. Itulah yang mendasari visi-misi kami untuk mendorong pembangunan yang adil dan merata dari pedalaman hingga perkotaan dalam mewujudkan Desa Tangguh, Aman, dan Sejahtera guna mendukung Asta Cita Bapak Presiden Republik Indonesia,” tegas Agustiar.

Baca Juga :  PUPR Kalteng Targetkan Pembangunan RTH di Kawasan Bundaran Besar Selesai Tahun Ini

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan lima instruksi strategis yang perlu segera ditindaklanjuti aparatur desa dan jajaran pemerintah daerah. Arahan itu mencakup efisiensi anggaran, revisi tata ruang wilayah, kesiapsiagaan menghadapi Karhutla, penanganan narkoba, serta Kartu Huma Betang Sejahtera.

Agustiar menekankan pentingnya kekompakan seluruh pihak untuk menjalankan berbagai agenda tersebut. Menurutnya, persoalan seperti narkoba, Karhutla, dan tata ruang tidak bisa diselesaikan secara sendiri-sendiri.

“Kalau kita tidak bersatu, kita hanya akan berkhayal bisa memberantas narkoba, mencegah Karhutla, atau menyukseskan tata ruang. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Rapat Koordinasi Penyelenggara Pemerintahan Desa dan Lurah se-Kalteng Tahun 2026 secara resmi dibuka,” pungkasnya. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Gubernur Kalteng Agustiar Sabran resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Kelurahan se-Kalteng Tahun 2026 di Gor Indoor Serbaguna Kota Palangka Raya, Kamis (6/8/2026) malam. Rakor tersebut dihadiri ratusan aparatur pemerintahan desa dan kelurahan dari seluruh Kalteng untuk memperkuat sinergi pembangunan hingga tingkat akar rumput.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Linae Victoria Aden mengatakan, forum tersebut menjadi wadah konsolidasi pemerintah daerah bersama aparatur desa dan kelurahan untuk menyelaraskan program pembangunan. Sebanyak 136 camat, 1.432 kepala desa, dan 139 lurah se-Kalteng diundang dalam kegiatan tersebut.

“Peserta yang diundang secara keseluruhan mencakup 136 orang camat, 1.432 orang kepala desa, serta 139 orang lurah se-Kalteng,” ujar Linae saat membacakan laporan pembukaan.

Electronic money exchangers listing

Menurut Linae, rakor tersebut tidak hanya menjadi forum pertemuan aparatur pemerintahan, tetapi juga ruang memperkuat kolaborasi dalam menangani sejumlah persoalan yang dihadapi daerah.

Baca Juga :  Gubernur Minta Pemuda Kalteng Kawal Pembangunan Daerah

“Tujuannya adalah untuk memperkuat sinergi serta kolaborasi dalam upaya pencegahan Karhutla, mendorong desa bersih narkoba, hingga memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan di desa,” paparnya.

Antusiasme peserta juga mendapat perhatian khusus dalam pembukaan rakor. Linae menayangkan cuplikan video yang menggambarkan perjuangan sejumlah kepala desa dari wilayah pedalaman untuk menghadiri kegiatan tersebut. Dalam video itu, para kepala desa terlihat menempuh jalur sungai yang mengering hingga harus mendorong perahu agar dapat melanjutkan perjalanan.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengapresiasi semangat para kepala desa dan lurah yang datang dari berbagai wilayah. Menurutnya, aparatur desa merupakan ujung tombak pemerintahan yang memiliki peran penting dalam memastikan pembangunan dirasakan masyarakat.

“Merekalah ujung tombak di desanya. Itulah yang mendasari visi-misi kami untuk mendorong pembangunan yang adil dan merata dari pedalaman hingga perkotaan dalam mewujudkan Desa Tangguh, Aman, dan Sejahtera guna mendukung Asta Cita Bapak Presiden Republik Indonesia,” tegas Agustiar.

Baca Juga :  PUPR Kalteng Targetkan Pembangunan RTH di Kawasan Bundaran Besar Selesai Tahun Ini

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan lima instruksi strategis yang perlu segera ditindaklanjuti aparatur desa dan jajaran pemerintah daerah. Arahan itu mencakup efisiensi anggaran, revisi tata ruang wilayah, kesiapsiagaan menghadapi Karhutla, penanganan narkoba, serta Kartu Huma Betang Sejahtera.

Agustiar menekankan pentingnya kekompakan seluruh pihak untuk menjalankan berbagai agenda tersebut. Menurutnya, persoalan seperti narkoba, Karhutla, dan tata ruang tidak bisa diselesaikan secara sendiri-sendiri.

“Kalau kita tidak bersatu, kita hanya akan berkhayal bisa memberantas narkoba, mencegah Karhutla, atau menyukseskan tata ruang. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Rapat Koordinasi Penyelenggara Pemerintahan Desa dan Lurah se-Kalteng Tahun 2026 secara resmi dibuka,” pungkasnya. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru