alexametrics
24.6 C
Palangkaraya
Tuesday, August 16, 2022

1.421 Desa di Kalteng Sudah Teraliri Listrik

PALANGKA RAYA – Pada kepemimpinan Gubernur Kalteng Sugianto
Sabran dan Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail bin Yahya, terus berupaya
memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat Kalteng, setiap program
mengarah kepada kesejahteraan masyarakat. Termasuk dalam hal pemenuhan
penerangan listrik yang saat ini sudah mulai tersebar luas di wilayah Kalteng,
bahkan sudah 1.421 desa teraliri listrik.

Kepala Dinas Energi dan Sumber
Daya Mineral (ESDM) Kalteng Ermal Subhan mengatakan, berdasarkan data dari
sebaran area yang sudah teraliri listrik di Kalteng terus mengalami peningkatan
setiap tahunnya, yang di awali di tahun 2016 lalu. Selama 2016 hingga 2019,
peningkatan yang tajam berada di tahun ini.

“Memang, berdasarkan sebaran data
area yang teraliri listrik mengalami peningkatan setiap tahunnya, bahkan
sebaran Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kalteng saat ini secara
keseluruhan mencapai 10.822 unit,” katanya saat press conference bersama awak
media di Dinas ESDM Kalteng, Jumat (1/11) lalu.

Baca Juga :  Kaltim Resmi IKN, Kalteng Siapkan Berbagai Sektor Pendukung

Dijelaskannya, jika tahun 2016
lalu PLTS di Kalteng sebanyak 2.380 unit yang tersebar di Kabupaten Lamandau,
Kotawaringin Barat (Kobar), Katingan, Kapuas, Barito Utara (Batara) dan
Kabupaten Murung Raya. Pada tahun 2017, telah dibangun sebanyak 360 unit PLTS
se-Kalteng yang tersebar di Kabupaten Kobar dan Kotawaringin Timur (Kotim).

“Untuk tahun 2018 telah terbangun
sebanyak 1.841 unit yang tersebar di Kabupaten Lamandau, Sukamara, Kobar,
Kotim, Katingan, Barito Selatan (Barsel) dan Batara,” jelasnya kepada media.

Ungkap mantan ESDM Kotim ini,
peningkatan yang begitu tajam terjadi pada tahun 2019 yang mencapai 6.241 unit
PLTS dengan sebaran area di Kabupaten Lamandau, Sukamara, Kobar, Kotim,
Katingan, Gunung Mas (Gumas) Batara dan Murung Raya. “Sehingga total sebaran
PLTS se-Kalteng mencapai 10.822 unit,” ucap Ermal.

Baca Juga :  77 KK Korban Kebakaran Dapat Bantuan Gubernur, Masing-masing Rp5 juta

Tentu, lanjut Ermal, hal ini
berimplikasi terhadap sebaran listrik di desa-desa, yang awalnya tidak teraliri
listrik kini jumlah desa yang teraliri listrik mengalami peningkatan. Dari
tahun ke tahun mengalami peningkatan, yang awalnya pada tahun 2016 hanya 1.320
desa yang teraliri listrik, pada 2019 ini sudah 1.421 desa yang teraliri
listrik.

“Peningkatan desa berlistrik dari
tahun 2016 ke tahun 2019 sebanyak 121 desa, dengan persentase kenaikan sebesar
8,51 persen,” pungkasnya. (abw/ari/nto)

PALANGKA RAYA – Pada kepemimpinan Gubernur Kalteng Sugianto
Sabran dan Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail bin Yahya, terus berupaya
memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat Kalteng, setiap program
mengarah kepada kesejahteraan masyarakat. Termasuk dalam hal pemenuhan
penerangan listrik yang saat ini sudah mulai tersebar luas di wilayah Kalteng,
bahkan sudah 1.421 desa teraliri listrik.

Kepala Dinas Energi dan Sumber
Daya Mineral (ESDM) Kalteng Ermal Subhan mengatakan, berdasarkan data dari
sebaran area yang sudah teraliri listrik di Kalteng terus mengalami peningkatan
setiap tahunnya, yang di awali di tahun 2016 lalu. Selama 2016 hingga 2019,
peningkatan yang tajam berada di tahun ini.

“Memang, berdasarkan sebaran data
area yang teraliri listrik mengalami peningkatan setiap tahunnya, bahkan
sebaran Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kalteng saat ini secara
keseluruhan mencapai 10.822 unit,” katanya saat press conference bersama awak
media di Dinas ESDM Kalteng, Jumat (1/11) lalu.

Baca Juga :  Gubernur Minta Prioritas RTLH untuk Veteran

Dijelaskannya, jika tahun 2016
lalu PLTS di Kalteng sebanyak 2.380 unit yang tersebar di Kabupaten Lamandau,
Kotawaringin Barat (Kobar), Katingan, Kapuas, Barito Utara (Batara) dan
Kabupaten Murung Raya. Pada tahun 2017, telah dibangun sebanyak 360 unit PLTS
se-Kalteng yang tersebar di Kabupaten Kobar dan Kotawaringin Timur (Kotim).

“Untuk tahun 2018 telah terbangun
sebanyak 1.841 unit yang tersebar di Kabupaten Lamandau, Sukamara, Kobar,
Kotim, Katingan, Barito Selatan (Barsel) dan Batara,” jelasnya kepada media.

Ungkap mantan ESDM Kotim ini,
peningkatan yang begitu tajam terjadi pada tahun 2019 yang mencapai 6.241 unit
PLTS dengan sebaran area di Kabupaten Lamandau, Sukamara, Kobar, Kotim,
Katingan, Gunung Mas (Gumas) Batara dan Murung Raya. “Sehingga total sebaran
PLTS se-Kalteng mencapai 10.822 unit,” ucap Ermal.

Baca Juga :  77 KK Korban Kebakaran Dapat Bantuan Gubernur, Masing-masing Rp5 juta

Tentu, lanjut Ermal, hal ini
berimplikasi terhadap sebaran listrik di desa-desa, yang awalnya tidak teraliri
listrik kini jumlah desa yang teraliri listrik mengalami peningkatan. Dari
tahun ke tahun mengalami peningkatan, yang awalnya pada tahun 2016 hanya 1.320
desa yang teraliri listrik, pada 2019 ini sudah 1.421 desa yang teraliri
listrik.

“Peningkatan desa berlistrik dari
tahun 2016 ke tahun 2019 sebanyak 121 desa, dengan persentase kenaikan sebesar
8,51 persen,” pungkasnya. (abw/ari/nto)

Most Read

Artikel Terbaru

/