PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota Palangka Raya menindaklanjuti ekspor produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) ke Selandia Baru dengan menggelar kegiatan diseminasi dan kolaborasi bersama Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran ekspor produk IKM Palangka Raya ke New Zealand yang telah kita lakukan sebelumnya,” ujar Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini, Rabu (28/1/2026).
Langkah tersebut juga memanfaatkan momentum kehadiran buyer dari Selandia Baru yang datang langsung untuk melihat kualitas produk IKM Palangka Raya.
“Kebetulan buyer datang langsung ke Palangka Raya dan menilai produk-produk UMKM maupun IKM kita ternyata diminati dan memiliki peluang pasar,” katanya.
Pemerintah daerah menilai produk IKM Palangka Raya memiliki daya saing yang cukup baik untuk menembus pasar internasional dengan pendampingan yang tepat.
“Artinya produk kita sebenarnya bisa bersaing, asalkan dilakukan pendampingan dan penyesuaian dengan kebutuhan pasar luar negeri,” jelasnya.
Dikatakannya bahwa Pemko Palangka Raya juga berupaya memastikan produk yang saat ini masih dalam tahap uji pasar di luar negeri dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Ke depan kita ingin produk-produk yang sudah mulai masuk pasar luar negeri ini bisa terus berkembang, tidak berhenti di tahap percobaan,” tambahnya
Untuk mendukung pengembangan tersebut, para pelaku IKM membutuhkan peningkatan kapasitas serta dukungan permodalan yang memadai.
“Karena itu kita gandeng LPEI, yang memiliki fungsi pembiayaan ekspor. Terutama bagi IKM yang produknya sudah pernah terjual di luar negeri,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkot Palangka Raya mengundang sekitar 50 pelaku IKM serta melibatkan mitra Indonesia Berdaya Saing (IBS) untuk memberikan pembekalan.
“Hari ini kita kumpulkan sekitar 50 IKM dan menghadirkan IBS agar pelaku IKM kita mendapatkan pelatihan serta kesiapan untuk bersaing di pasar global,” tutupnya. (adr)


