TPID Palangka Raya Pastikan Harga dan Stok Pangan Aman Jelang Nataru 2026

PALANGKA RAYA, PROKALTENG. CO – Pemerintah Kota Palangka Raya. Memastikan stabilitas harga, serta ketersediaan bahan kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru 2026 dalam kondisi aman dan terkendali.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, usai memimpin kegiatan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Palangka Raya di Ruang Rapat Peteng Karuhei I, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut.

“Ini merupakan pertemuan rutin High Level Meeting TPID, dan Alhamdulillah sore ini bisa kita laksanakan serta saya pimpin langsung,” ujar Achmad Zaini, Senin (22/12/2025).

Dia menyampaikan, pertemuan tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, BPS Provinsi Kalimantan Tengah, BMKG Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya, Pertamina, Perum BULOG Kanwil Kalimantan Tengah, serta seluruh instansi terkait.

Baca Juga :  Fairid : Alhamdulillah, Proses Legalisasi Koperasi Hingga ke Notaris Selesai, Sebagian Masih Proses

“Dari paparan yang disampaikan tadi, kondisinya cukup menggembirakan dan tidak ada hal yang mengkhawatirkan untuk Kota Palangka Raya,” katanya.

Menurutnya, BMKG memang menyampaikan adanya potensi cuaca ekstrem terutama peningkatan curah hujan, namun kondisi tersebut dinilai masih dapat dikendalikan dan belum berdampak signifikan terhadap distribusi barang kebutuhan pokok.

“Terkait cuaca ekstrem, untuk Kota Palangka Raya masih bisa terkendali,” ujar Zaini.

Electronic money exchangers listing

Dia menambahkan, Perum BULOG juga memastikan ketersediaan sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Stok bahan pokok utama dipastikan aman untuk Kota Palangka Raya,” katanya.

Selain menjaga ketersediaan pasokan, Pemkot Palangka Raya juga telah melakukan berbagai upaya pengendalian inflasi melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, inspeksi mendadak ke pasar, serta operasi pasar LPG subsidi tiga kilogram.

Baca Juga :  Sepanjang Tahun 2025, 10 Rumah Warga akan Direhab agar Layak Huni

“Saya harap masyarakat agar tetap tenang dan bijak dalam berbelanja menjelang Natal dan Tahun Baru, serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena tidak ada isu kelangkaan bahan kebutuhan pokok,” tutupnya. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG. CO – Pemerintah Kota Palangka Raya. Memastikan stabilitas harga, serta ketersediaan bahan kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru 2026 dalam kondisi aman dan terkendali.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, usai memimpin kegiatan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Palangka Raya di Ruang Rapat Peteng Karuhei I, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut.

“Ini merupakan pertemuan rutin High Level Meeting TPID, dan Alhamdulillah sore ini bisa kita laksanakan serta saya pimpin langsung,” ujar Achmad Zaini, Senin (22/12/2025).

Electronic money exchangers listing

Dia menyampaikan, pertemuan tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, BPS Provinsi Kalimantan Tengah, BMKG Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya, Pertamina, Perum BULOG Kanwil Kalimantan Tengah, serta seluruh instansi terkait.

Baca Juga :  Fairid : Alhamdulillah, Proses Legalisasi Koperasi Hingga ke Notaris Selesai, Sebagian Masih Proses

“Dari paparan yang disampaikan tadi, kondisinya cukup menggembirakan dan tidak ada hal yang mengkhawatirkan untuk Kota Palangka Raya,” katanya.

Menurutnya, BMKG memang menyampaikan adanya potensi cuaca ekstrem terutama peningkatan curah hujan, namun kondisi tersebut dinilai masih dapat dikendalikan dan belum berdampak signifikan terhadap distribusi barang kebutuhan pokok.

“Terkait cuaca ekstrem, untuk Kota Palangka Raya masih bisa terkendali,” ujar Zaini.

Dia menambahkan, Perum BULOG juga memastikan ketersediaan sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Stok bahan pokok utama dipastikan aman untuk Kota Palangka Raya,” katanya.

Selain menjaga ketersediaan pasokan, Pemkot Palangka Raya juga telah melakukan berbagai upaya pengendalian inflasi melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, inspeksi mendadak ke pasar, serta operasi pasar LPG subsidi tiga kilogram.

Baca Juga :  Sepanjang Tahun 2025, 10 Rumah Warga akan Direhab agar Layak Huni

“Saya harap masyarakat agar tetap tenang dan bijak dalam berbelanja menjelang Natal dan Tahun Baru, serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena tidak ada isu kelangkaan bahan kebutuhan pokok,” tutupnya. (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru