PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Pendidikan (Disdik) turut memeriahkan Palangka Raya Fair 2026 dengan menghadirkan stan bertema Transformasi Pendidikan dari Masa Lalu Menuju Era Digital dalam rangka Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan HUT ke-69 Kota Palangka Raya.
“Melalui perbandingan suasana kelas, media pembelajaran, serta sarana pendidikan dari masa ke masa, kami ingin memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa pendidikan terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman. Nilai-nilai dasar pendidikan tetap dipertahankan, namun didukung inovasi dan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujar Sekretaris Disdik Kota Palangka Raya, Aprae Vico Ranan, Senin (20/7/2026).
Tema tersebut diangkat untuk memperlihatkan perjalanan panjang dunia pendidikan, mulai dari sistem pembelajaran tradisional hingga pemanfaatan teknologi digital yang kini menjadi bagian penting dalam proses belajar mengajar.
“Perjalanan itu menunjukkan bagaimana pendidikan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai yang menjadi fondasinya,” katanya.
Selain menampilkan transformasi pendidikan, stan Disdik juga menghadirkan Google Indonesia sebagai mitra strategis dalam mendukung percepatan digitalisasi pendidikan.
“Kehadiran Google Indonesia menjadi simbol kolaborasi dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran, peningkatan kompetensi digital pendidik, serta penguatan literasi digital peserta didik,” tutur Vico.
Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang lebih inovatif, inklusif, dan siap menghadapi tantangan abad ke-21.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inovatif, inklusif, dan siap menghadapi tantangan abad ke-21,” lanjutnya.
Vico menambahkan, konsep yang dihadirkan tidak hanya berfungsi sebagai sarana pameran, tetapi juga menjadi media edukasi yang menggambarkan perkembangan pendidikan Indonesia dari masa ke masa.
“Kami berharap masyarakat dapat melihat perjalanan transformasi pendidikan dari pembelajaran tradisional hingga pemanfaatan teknologi digital, sekaligus menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan untuk terus berkembang dengan tetap membawa nilai karakter, budaya, dan kearifan lokal,” ujarnya.
Melalui partisipasi tersebut, Disdik Kota Palangka Raya berharap semangat transformasi digital dapat semakin menguat serta memperluas kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kehadiran Google Indonesia semakin memperkuat semangat transformasi digital, meningkatkan literasi digital, serta mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang inovatif, inklusif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Dengan demikian, kolaborasi untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing global dapat terus diperkuat,” pungkasnya. (adr)


