33.2 C
Jakarta
Tuesday, January 6, 2026

Tegas! Wali Kota Palangka Raya Tekankan Disiplin ASN dan Manajemen Talenta

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menegaskan pentingnya disiplin aparatur sipil negara (ASN) dalam Apel Besar ASN sekaligus Halal Bihalal di Lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.

“Saya menyoroti absensi dulu, setiap dinas harus menyampaikan yang hadir, izin, sakit, cuti, dan yang tidak ada keterangan,” kata Fairid, Senin (5/1/2026).

Dia menyebutkan bahwa perangkat daerah dengan jumlah ASN tanpa keterangan lebih dari 10 orang langsung ditegur sebagai bentuk pembinaan dan penguatan tanggung jawab bersama.

“Yang lebih dari 10 tanpa keterangan, saya minta kepala dinasnya maju, supaya kerja sama dalam dinas itu bisa lebih solid dan satu mindset,” ujarnya.

Baca Juga :  Peringatan Hari Ibu di Palangka Raya, Perempuan Berdaya Kunci Kemajuan Bangsa

Selain disiplin kehadiran, Fairid juga mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga marwah dan wibawa Pemerintah Kota Palangka Raya dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Jangan hanya karena satu dua orang, akhirnya semua berdampak. Ini soal menjaga marwah pemerintah kota,” tegasnya.

Fairid juga menekankan pentingnya penerapan manajemen talenta sebagai sistem pengelolaan sumber daya manusia ASN yang berbasis data dan kinerja.

Electronic money exchangers listing

“Kota Palangka Raya sudah menjalankan manajemen talent pool, sehingga profil seluruh ASN bisa diketahui,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa sistem tersebut menjadi dasar dalam pengisian jabatan, termasuk eselon II, tanpa harus melalui seleksi terbuka selama memenuhi persyaratan.

“Kalau dia berada di box 9, artinya sudah memenuhi syarat. Sehingga rolling atau promosi jabatan bisa dilakukan by system,” ungkapnya. (*adr)

Baca Juga :  Siswa Prestasi di Ajang FLS2N, O2SN, dan FTBI Terima Apresiasi Penghargaan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menegaskan pentingnya disiplin aparatur sipil negara (ASN) dalam Apel Besar ASN sekaligus Halal Bihalal di Lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.

“Saya menyoroti absensi dulu, setiap dinas harus menyampaikan yang hadir, izin, sakit, cuti, dan yang tidak ada keterangan,” kata Fairid, Senin (5/1/2026).

Dia menyebutkan bahwa perangkat daerah dengan jumlah ASN tanpa keterangan lebih dari 10 orang langsung ditegur sebagai bentuk pembinaan dan penguatan tanggung jawab bersama.

Electronic money exchangers listing

“Yang lebih dari 10 tanpa keterangan, saya minta kepala dinasnya maju, supaya kerja sama dalam dinas itu bisa lebih solid dan satu mindset,” ujarnya.

Baca Juga :  Peringatan Hari Ibu di Palangka Raya, Perempuan Berdaya Kunci Kemajuan Bangsa

Selain disiplin kehadiran, Fairid juga mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga marwah dan wibawa Pemerintah Kota Palangka Raya dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Jangan hanya karena satu dua orang, akhirnya semua berdampak. Ini soal menjaga marwah pemerintah kota,” tegasnya.

Fairid juga menekankan pentingnya penerapan manajemen talenta sebagai sistem pengelolaan sumber daya manusia ASN yang berbasis data dan kinerja.

“Kota Palangka Raya sudah menjalankan manajemen talent pool, sehingga profil seluruh ASN bisa diketahui,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa sistem tersebut menjadi dasar dalam pengisian jabatan, termasuk eselon II, tanpa harus melalui seleksi terbuka selama memenuhi persyaratan.

“Kalau dia berada di box 9, artinya sudah memenuhi syarat. Sehingga rolling atau promosi jabatan bisa dilakukan by system,” ungkapnya. (*adr)

Baca Juga :  Siswa Prestasi di Ajang FLS2N, O2SN, dan FTBI Terima Apresiasi Penghargaan

Terpopuler

Artikel Terbaru