SUKAMARA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Sukamara bergerak cepat menangani kerusakan jembatan di Desa Sungai Damar yang terdampak kebakaran pada Minggu malam (13/9). Perbaikan dilakukan secara maraton hingga Senin pagi (14/9), sehingga akses utama masyarakat kembali dapat dilalui.

Kebakaran yang terjadi pada Minggu malam tersebut merembet ke bagian bawah jembatan, dan membakar sejumlah kayu yang menjadi penopang utama. Akibatnya, struktur jembatan mengalami kerusakan hingga sebagian ambruk dan tidak dapat dilewati.
Bupati Sukamara, Masduki, langsung turun ke lokasi untuk memastikan penanganan darurat dilakukan sesegera mungkin. Ia menginstruksikan jajaran terkait dan tim teknis untuk melakukan perbaikan sejak malam hari agar akses masyarakat dapat kembali dibuka pada pagi harinya.
“Ini merupakan akses utama masyarakat, sehingga tidak boleh dibiarkan terlalu lama dalam kondisi terputus. Kami langsung lakukan penanganan darurat malam itu juga, dan saya minta pekerjaan dipacu agar pagi hari masyarakat sudah bisa kembali melintas,” ujar Masduki.
Menurutnya, keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam penanganan tersebut. Perbaikan dilakukan dengan memperhatikan kondisi struktur jembatan yang terdampak kebakaran agar akses yang dibuka kembali dapat digunakan secara aman.
“Yang paling penting adalah memastikan jembatan ini aman untuk dilalui. Kami tidak ingin masyarakat terkendala terlalu lama, karena akses ini berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari dan perekonomian warga,” jelasnya.
Masduki menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat dalam penanganan darurat, karena mampu bekerja cepat dan menyelesaikan perbaikan dalam hitungan jam. (iza/kpg)
SUKAMARA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Sukamara bergerak cepat menangani kerusakan jembatan di Desa Sungai Damar yang terdampak kebakaran pada Minggu malam (13/9). Perbaikan dilakukan secara maraton hingga Senin pagi (14/9), sehingga akses utama masyarakat kembali dapat dilalui.

Kebakaran yang terjadi pada Minggu malam tersebut merembet ke bagian bawah jembatan, dan membakar sejumlah kayu yang menjadi penopang utama. Akibatnya, struktur jembatan mengalami kerusakan hingga sebagian ambruk dan tidak dapat dilewati.
Bupati Sukamara, Masduki, langsung turun ke lokasi untuk memastikan penanganan darurat dilakukan sesegera mungkin. Ia menginstruksikan jajaran terkait dan tim teknis untuk melakukan perbaikan sejak malam hari agar akses masyarakat dapat kembali dibuka pada pagi harinya.
“Ini merupakan akses utama masyarakat, sehingga tidak boleh dibiarkan terlalu lama dalam kondisi terputus. Kami langsung lakukan penanganan darurat malam itu juga, dan saya minta pekerjaan dipacu agar pagi hari masyarakat sudah bisa kembali melintas,” ujar Masduki.
Menurutnya, keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam penanganan tersebut. Perbaikan dilakukan dengan memperhatikan kondisi struktur jembatan yang terdampak kebakaran agar akses yang dibuka kembali dapat digunakan secara aman.
“Yang paling penting adalah memastikan jembatan ini aman untuk dilalui. Kami tidak ingin masyarakat terkendala terlalu lama, karena akses ini berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari dan perekonomian warga,” jelasnya.
Masduki menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat dalam penanganan darurat, karena mampu bekerja cepat dan menyelesaikan perbaikan dalam hitungan jam. (iza/kpg)