PULANG PISAU,PROKALTENG.CO– Dinas Perindustrian Pedagang Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kabupaten Pulang Pisau menggelar operasi pasar.
Kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 4 hingga 29 April mendatang itu dalam rangka stabilisasi harga minyak goreng dan gula pasir. Operasi pasar minyak goreng dan gula pasir kemasan sederhana itu dilaksanakan di halaman kantor Disperindagkop dan UKM Pulang Pisau mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 10.00 WIB. Dalam operasi pasar itu Disperindagkop dan UKM menyediakan stok minyak goreng sebanyak 3 ton dan 1, 5 ton gula pasir.
“Minyak goreng kemasan sederhana dijual Rp23.500 per liter. Sementara untuk gula pasir akan di jual Rp13.500 per kilogram,” ungkap Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Pulang Pisau Elieser Jaya melalui Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Rianti Miasi.
Rianti mengungkapkan, harga minyak goreng kemasan sederhana dan gula pasir itu dijual sesuai dengan harga Bulog. “Harga dari Bulog ini sesuai dengan harga yang ditetapkan oleh pemerintah dan di bawah harga pasar,” ucapnya.
Selain dua kebutuhan pokok tersebut, pada operasi pasar itu juga menjual daging kerbau beku impor sebanyak 130 kilogram. Rianti menambahkan, masyarakat Kabupaten Pulang Pisau yang ingin membeli kebutuhan tiga tersebut bisa datang ke kantor Disperindagkop dan UKM Pulang Pisau pada jam kerja. Yakni, Senin sampai Jumat.
“Satu orang dapat membeli 2 liter minyak goreng dan 2 kilogram gula pasir, serta 1 kilogram daging kerbau beku, “ jelas Rianti.
Dia menambahkan, selain operasi pasar, untuk menstabilisasi harga pada bulan Ramadan dan menjelang Idulfi tri 1443 Hijrah, pihaknya juga akan menggelar pasar murah di dua kecamatan. Yakni kecamatan Pandih Batu dan Maliku dengan menyediakan 1.000 paket sembako.
“Paket sembako yang akan dijual ada pasar murah itu, satu paket sembako senilai Rp157 ribu, namun masyarakat cukup menyediakan uang Rp50 ribu. Subsidi yang diberikan pemerintah Rp107 ribu,” tandasnya. (art/kpg)