PULANG PISAU, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun 2025 sebagai bagian dari amanat peraturan perundang-undangan, sekaligus evaluasi pelaksanaan tahun pertama Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta menyampaikan, LKPj Tahun 2025 menjadi laporan pelaksanaan tahun pertama Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pulang Pisau 2025–2029 yang mengusung visi pembangunan berorientasi pada kemajuan dan keberlanjutan.
“LKPj Tahun 2025 ini merupakan laporan atas pelaksanaan tahun pertama RPJMD dengan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada kemajuan dan keberlanjutan,” ujarnya Senin (30/1) dilansir dari Kalteng Pos.
Secara umum, lanjutnya, penyelenggaraan pemerintahan daerah sepanjang 2025 menunjukkan capaian cukup baik. Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus menjadi perhatian bersama.
“Kami menyadari capaian ini belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat, sehingga diperlukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan,” tegasnya. (art/kpg)
PULANG PISAU, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun 2025 sebagai bagian dari amanat peraturan perundang-undangan, sekaligus evaluasi pelaksanaan tahun pertama Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta menyampaikan, LKPj Tahun 2025 menjadi laporan pelaksanaan tahun pertama Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pulang Pisau 2025–2029 yang mengusung visi pembangunan berorientasi pada kemajuan dan keberlanjutan.
“LKPj Tahun 2025 ini merupakan laporan atas pelaksanaan tahun pertama RPJMD dengan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada kemajuan dan keberlanjutan,” ujarnya Senin (30/1) dilansir dari Kalteng Pos.
Secara umum, lanjutnya, penyelenggaraan pemerintahan daerah sepanjang 2025 menunjukkan capaian cukup baik. Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus menjadi perhatian bersama.
“Kami menyadari capaian ini belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat, sehingga diperlukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan,” tegasnya. (art/kpg)