26.2 C
Jakarta
Friday, March 6, 2026

Pemkab Mura Segera Atasi Kerusakan Taman Sapan Tahun Ini

PURUK CAHU, PROKALTENG.CO– Infrastruktur Taman Sapan Kota Puruk Cahu mengalami kerusakan di antara bagian sheet pile (turap atau dinding turap).  Kemudian jenis struktur dinding penahan tanah yang terbuat dari lembaran-lembaran material beton yang dipasang secara vertikal ke dalam tanah dengan cara dipancang juga mengalami hal yang sama.

Kerusakan sheet pile ini, mengakibatkan beberapa bagian Taman Sapan Kota Puruk Cahu lainnya mengalami keretakan yang cukup lumayan banyak.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Murung Raya Paulus K. Manginte menyebutkan kerusakan itu akan ditangani pada tahun 2026 ini.

Dalam penjelasanya, awal mula sheet pile rusak  diprediksikan adanya banjir kondisi besar yang terjadi di Kabupaten Murung Raya tahun 2025 lalu. Hal itu juga merendam area bawah Taman Sapan yang kemudian terbentuk saluran aliran air di bawah bangunan itu. Bahkan hingga membuat tanah yang ditahan oleh sheet pile terus tergerus hingga sheet pile tergantung higga terlepas.

Baca Juga :  Pemkab Murung Raya Akan Data Rumah Miskin

“Dari banjir besar yang terjadi dua kali itu, kita sudah menduga kemungkinan ada terbentuknya saluran air di bawah itu. Ternyata dugaan kita itu terbukti sampai hari ini, masih ada aliran seperti anak sungai dan itu pasti akan tergerus terus kalau sudah seperti itu.   Sehingga tidak ada jalan lain, itu harus kita matikan saluran. Akibatnya tanah yang ditahan oleh sheet pile terus tergerus dan sheet pile tergantung sampai terlepas, pada tahun 2026 ini akan kita tangani.  Itu juga banyak yang harus kita benahi di sana termasuk keretakan itu,” ujar Kadis PUPR, Selasa (24/2).

Dengan adanya beberapa bagian yang rusak, Kepala Dinas PUPR Murung Raya menyebutkan Taman Sapan masih terbuka dan boleh dikunjungi untuk masyarakat.

Baca Juga :  Tingkatkan Kreativitas Guru dan Anak PAUD

Selain itu Paulus K. Manginte juga menyebutkan bahwa Taman Sapan perlu ada yang mengelola, karena selama ini tidak ada yang mengelola.

Electronic money exchangers listing

“Itu harus harus ada yang mengelola ke depan. Berkali – kali saya sampaikan ke pimpinan itu harus ada yang mengelola. Bahkan di sana itukan ada yang melakukan pungutan parkir, sebenarnya itu pungutan liar,”ujarnya.

Untuk diketahui, Taman Sapan ini sebelumnya dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) dengan skema multi years menggunakan anggaran daerah sebesar Rp 47, 958, 600.000 (empat puluh tujuh miliar, sembilan ratus lima puluh delapan juta, enam ratus ribu rupiah) diresmikan tahun 2023 lalu oleh bupati yang memimpin Kabupaten Murung Raya pada masa itu, yakni Perdie Midel Yoseph. (pan)

PURUK CAHU, PROKALTENG.CO– Infrastruktur Taman Sapan Kota Puruk Cahu mengalami kerusakan di antara bagian sheet pile (turap atau dinding turap).  Kemudian jenis struktur dinding penahan tanah yang terbuat dari lembaran-lembaran material beton yang dipasang secara vertikal ke dalam tanah dengan cara dipancang juga mengalami hal yang sama.

Kerusakan sheet pile ini, mengakibatkan beberapa bagian Taman Sapan Kota Puruk Cahu lainnya mengalami keretakan yang cukup lumayan banyak.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Murung Raya Paulus K. Manginte menyebutkan kerusakan itu akan ditangani pada tahun 2026 ini.

Electronic money exchangers listing

Dalam penjelasanya, awal mula sheet pile rusak  diprediksikan adanya banjir kondisi besar yang terjadi di Kabupaten Murung Raya tahun 2025 lalu. Hal itu juga merendam area bawah Taman Sapan yang kemudian terbentuk saluran aliran air di bawah bangunan itu. Bahkan hingga membuat tanah yang ditahan oleh sheet pile terus tergerus hingga sheet pile tergantung higga terlepas.

Baca Juga :  Pemkab Murung Raya Akan Data Rumah Miskin

“Dari banjir besar yang terjadi dua kali itu, kita sudah menduga kemungkinan ada terbentuknya saluran air di bawah itu. Ternyata dugaan kita itu terbukti sampai hari ini, masih ada aliran seperti anak sungai dan itu pasti akan tergerus terus kalau sudah seperti itu.   Sehingga tidak ada jalan lain, itu harus kita matikan saluran. Akibatnya tanah yang ditahan oleh sheet pile terus tergerus dan sheet pile tergantung sampai terlepas, pada tahun 2026 ini akan kita tangani.  Itu juga banyak yang harus kita benahi di sana termasuk keretakan itu,” ujar Kadis PUPR, Selasa (24/2).

Dengan adanya beberapa bagian yang rusak, Kepala Dinas PUPR Murung Raya menyebutkan Taman Sapan masih terbuka dan boleh dikunjungi untuk masyarakat.

Baca Juga :  Tingkatkan Kreativitas Guru dan Anak PAUD

Selain itu Paulus K. Manginte juga menyebutkan bahwa Taman Sapan perlu ada yang mengelola, karena selama ini tidak ada yang mengelola.

“Itu harus harus ada yang mengelola ke depan. Berkali – kali saya sampaikan ke pimpinan itu harus ada yang mengelola. Bahkan di sana itukan ada yang melakukan pungutan parkir, sebenarnya itu pungutan liar,”ujarnya.

Untuk diketahui, Taman Sapan ini sebelumnya dibangun oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) dengan skema multi years menggunakan anggaran daerah sebesar Rp 47, 958, 600.000 (empat puluh tujuh miliar, sembilan ratus lima puluh delapan juta, enam ratus ribu rupiah) diresmikan tahun 2023 lalu oleh bupati yang memimpin Kabupaten Murung Raya pada masa itu, yakni Perdie Midel Yoseph. (pan)

Terpopuler

Artikel Terbaru