32.1 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

Intensitas Hujan Tinggi, BPBD Imbau Warga Soal Bahaya Banjir

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Berdasarkan hasil analis data dari Impact Based Forecast – BMKG pada tgl 6 Januari 2024 menyatakan bahwa Provinsi Kalimantan Tengah masuk dalam kategori siaga untuk potensi banjir.

Tak terkecuali dalam beberapa terakhir ini beberapa wilayah di Kabupaten Murung Raya diguyur hujan dengan intensitas  hujan cukup tinggi.

Dampaknya tak lain, debit air Sungai Barito memperlihatkan kenaikan dan anak-anak sungai tidak mampu menampung air hujan. Sehingga terjadi luapan yang mengakibatkan beberapa rumah warga tergenang air.

Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Murung Raya telah mengambil langkah antisipasi dan kesiapsiaagan.

Kalaksa BPBD Mura Fitrianul Fahriman mengatakan, langkah antisipasi dan kesiapsiaagan yang dilakukan diantaranya mengoptimalkan kesiapsiagaan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang dibagi dalam beberapa di Posko Induk.

Baca Juga :  Bicara Penanganan Karhutla di Palangka Raya, Teras Narang Berikan Opsi Ini

Terus memantau kondisi terkini di lapangan dan menyebarkan informasi peringatan secara berjenjang dari kabupaten, kecamatan hingga desa maupun kelurahan.

Selanjutnya, melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam mobilisasi tim siaga bencana dan sumberdaya.

“Mengupayakan bantuan kebutuhan logistik dan peralatan dari stok logistik yang ada, dan terus membuka komunikasi kepada pihak ketiga utk ambil bagian membantu masyarakat yg terdampak banjir.  Serta TRC BPBD siap membantu evakuasi kelompok rentan apabila diperlukan,” terangnya, Senin (8/1/2024).

Pada kesempatan ini juga, BPBD Mura menyampaikan himbauan kepada masyarakat. Diantaranya menyiagakan tim siaga bencana secara mandiri dari tingkat RT hingga desa maupun kelurahan bagi daerah- daerah yang rawan banjir.  Menyelamatkan barang penting ke tempat aman dan membatasi aktivitas di luar rumah terutama anak-anak dan lansia

Baca Juga :  Purna Tugas, Staf Ahli Bupati Mura Menyerahkan Mobil Dinas

“Serta jika berada di luar rumah hindari pohon besar, baliho, dan gorong-gorong yang beresiko keselamatan jiwa, menyiapkan stok makanan yang cukup pada saat banjir dan membantu evakuasi kelompok rentan,” tukasnya. (dad/hnd)

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Berdasarkan hasil analis data dari Impact Based Forecast – BMKG pada tgl 6 Januari 2024 menyatakan bahwa Provinsi Kalimantan Tengah masuk dalam kategori siaga untuk potensi banjir.

Tak terkecuali dalam beberapa terakhir ini beberapa wilayah di Kabupaten Murung Raya diguyur hujan dengan intensitas  hujan cukup tinggi.

Dampaknya tak lain, debit air Sungai Barito memperlihatkan kenaikan dan anak-anak sungai tidak mampu menampung air hujan. Sehingga terjadi luapan yang mengakibatkan beberapa rumah warga tergenang air.

Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Murung Raya telah mengambil langkah antisipasi dan kesiapsiaagan.

Kalaksa BPBD Mura Fitrianul Fahriman mengatakan, langkah antisipasi dan kesiapsiaagan yang dilakukan diantaranya mengoptimalkan kesiapsiagaan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang dibagi dalam beberapa di Posko Induk.

Baca Juga :  Bicara Penanganan Karhutla di Palangka Raya, Teras Narang Berikan Opsi Ini

Terus memantau kondisi terkini di lapangan dan menyebarkan informasi peringatan secara berjenjang dari kabupaten, kecamatan hingga desa maupun kelurahan.

Selanjutnya, melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam mobilisasi tim siaga bencana dan sumberdaya.

“Mengupayakan bantuan kebutuhan logistik dan peralatan dari stok logistik yang ada, dan terus membuka komunikasi kepada pihak ketiga utk ambil bagian membantu masyarakat yg terdampak banjir.  Serta TRC BPBD siap membantu evakuasi kelompok rentan apabila diperlukan,” terangnya, Senin (8/1/2024).

Pada kesempatan ini juga, BPBD Mura menyampaikan himbauan kepada masyarakat. Diantaranya menyiagakan tim siaga bencana secara mandiri dari tingkat RT hingga desa maupun kelurahan bagi daerah- daerah yang rawan banjir.  Menyelamatkan barang penting ke tempat aman dan membatasi aktivitas di luar rumah terutama anak-anak dan lansia

Baca Juga :  Purna Tugas, Staf Ahli Bupati Mura Menyerahkan Mobil Dinas

“Serta jika berada di luar rumah hindari pohon besar, baliho, dan gorong-gorong yang beresiko keselamatan jiwa, menyiapkan stok makanan yang cukup pada saat banjir dan membantu evakuasi kelompok rentan,” tukasnya. (dad/hnd)

Terpopuler

Artikel Terbaru