Sebelum Belajar Mengajar Efektif, Halal Bihalal Awali Hari Pertama Masuk Sekolah

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Usai merayakan libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriyah, ribuan siswa di seluruh jenjang pendidikan di Kabupaten Lamandau resmi kembali ke sekolah, Senin (30/3/2026).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lamandau, H. Abdul Kohar, mengonfirmasi bahwa seluruh satuan pendidikan telah memulai aktivitasnya sesuai dengan kalender pendidikan yang telah ditetapkan.

Meski sudah mulai masuk, Kohar menjelaskan bahwa hari pertama ini belum diisi dengan aktivitas belajar mengajar secara formal di dalam kelas.

“Iya, berdasarkan kalender pendidikan kita, hari ini semua siswa sudah kembali masuk sekolah. Khusus untuk hari ini memang tidak ada aktivitas belajar mengajar. Sekolah hanya melakukan halal bihalal antara peserta didik dan juga para guru,” ungkap Kohar saat dikonfirmasi awak media, Senin pagi.

Baca Juga :  Bupati Lamandau Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dan Keterampilan Digital

Kendati hari ini masih dalam suasana silaturahmi, Kohar menegaskan bahwa kelonggaran tersebut hanya berlaku satu hari. Mulai Selasa (31/3/2026), seluruh sekolah diwajibkan untuk melaksanakan proses belajar mengajar secara efektif.

“Kami pastikan untuk Selasa besok semua sekolah sudah harus melaksanakan proses belajar mengajar. Informasi ini juga sudah kami sampaikan jauh-jauh hari melalui surat resmi kepada setiap sekolah di Kabupaten Lamandau,” terangnya.

Untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana serta kehadiran tenaga pendidik, pihak Dinas Pendidikan juga menerjunkan tim untuk memantau langsung kondisi di lapangan. Beberapa Kepala Bidang dan staf Dikbud ditugaskan untuk melakukan peninjauan ke sejumlah sekolah.

Electronic money exchangers listing

Tujuan utama dari peninjauan ini antara lain yaitu memastikan kesiapan sekolah melaksanakan KBM, memantau kehadiran guru dan siswa pasca-libur panjang. Menjamin tahapan pembelajaran berjalan sesuai target kurikulum.

Baca Juga :  Empat Orang Tewas akibat Penembakan di Sekolah Georgia Amerika Serikat

“Setiap tahapan pembelajaran harus sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Sehingga, tidak ada istilah siswa ketinggalan pelajaran,” pungkas Kohar. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Usai merayakan libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriyah, ribuan siswa di seluruh jenjang pendidikan di Kabupaten Lamandau resmi kembali ke sekolah, Senin (30/3/2026).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lamandau, H. Abdul Kohar, mengonfirmasi bahwa seluruh satuan pendidikan telah memulai aktivitasnya sesuai dengan kalender pendidikan yang telah ditetapkan.

Meski sudah mulai masuk, Kohar menjelaskan bahwa hari pertama ini belum diisi dengan aktivitas belajar mengajar secara formal di dalam kelas.

Electronic money exchangers listing

“Iya, berdasarkan kalender pendidikan kita, hari ini semua siswa sudah kembali masuk sekolah. Khusus untuk hari ini memang tidak ada aktivitas belajar mengajar. Sekolah hanya melakukan halal bihalal antara peserta didik dan juga para guru,” ungkap Kohar saat dikonfirmasi awak media, Senin pagi.

Baca Juga :  Bupati Lamandau Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dan Keterampilan Digital

Kendati hari ini masih dalam suasana silaturahmi, Kohar menegaskan bahwa kelonggaran tersebut hanya berlaku satu hari. Mulai Selasa (31/3/2026), seluruh sekolah diwajibkan untuk melaksanakan proses belajar mengajar secara efektif.

“Kami pastikan untuk Selasa besok semua sekolah sudah harus melaksanakan proses belajar mengajar. Informasi ini juga sudah kami sampaikan jauh-jauh hari melalui surat resmi kepada setiap sekolah di Kabupaten Lamandau,” terangnya.

Untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana serta kehadiran tenaga pendidik, pihak Dinas Pendidikan juga menerjunkan tim untuk memantau langsung kondisi di lapangan. Beberapa Kepala Bidang dan staf Dikbud ditugaskan untuk melakukan peninjauan ke sejumlah sekolah.

Tujuan utama dari peninjauan ini antara lain yaitu memastikan kesiapan sekolah melaksanakan KBM, memantau kehadiran guru dan siswa pasca-libur panjang. Menjamin tahapan pembelajaran berjalan sesuai target kurikulum.

Baca Juga :  Empat Orang Tewas akibat Penembakan di Sekolah Georgia Amerika Serikat

“Setiap tahapan pembelajaran harus sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Sehingga, tidak ada istilah siswa ketinggalan pelajaran,” pungkas Kohar. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru