Karena itu, warga diminta untuk bertanggung jawab dengan mengandangkan hewan peliharaan secara layak. Selain itu merantai atau memagari area bermain hewan agar tidak keluar ke jalan raya dan selalu mengawasi hewan saat berada di luar rumah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan ketenteraman umum dengan bertanggung jawab terhadap hewan peliharaan masing-masing,”ujarnya.
Menanggapi masih seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas akibat pengendara menabrak hewan peliharaan yang lepas, Satpol PP dan Damkar Lamandau akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait.
Sinergi akan dilakukan mulai dari Dinas Pertanian dan Peternakan, camat, lurah, kepala desa, hingga pengurus RT/RW untuk memperluas jangkauan sosialisasi dan meningkatkan kesadaran warga.
“Dengan dukungan semua pihak, kami berharap masyarakat semakin sadar untuk menertibkan hewan peliharannya. Sehingga keselamatan pengguna jalan dan ketertiban lingkungan dapat terjaga dengan baik,” pungkasnya. (bib)
Karena itu, warga diminta untuk bertanggung jawab dengan mengandangkan hewan peliharaan secara layak. Selain itu merantai atau memagari area bermain hewan agar tidak keluar ke jalan raya dan selalu mengawasi hewan saat berada di luar rumah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan ketenteraman umum dengan bertanggung jawab terhadap hewan peliharaan masing-masing,”ujarnya.
Menanggapi masih seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas akibat pengendara menabrak hewan peliharaan yang lepas, Satpol PP dan Damkar Lamandau akan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait.
Sinergi akan dilakukan mulai dari Dinas Pertanian dan Peternakan, camat, lurah, kepala desa, hingga pengurus RT/RW untuk memperluas jangkauan sosialisasi dan meningkatkan kesadaran warga.
“Dengan dukungan semua pihak, kami berharap masyarakat semakin sadar untuk menertibkan hewan peliharannya. Sehingga keselamatan pengguna jalan dan ketertiban lingkungan dapat terjaga dengan baik,” pungkasnya. (bib)