28.4 C
Jakarta
Monday, July 22, 2024
spot_img

Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi, Pj Bupati Lamandau Bilang Begini

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Penjabat (Pj) Bupati Lamandau Lilis Suriani, mengikuti Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi bersama Kemendagri melalui Zoom Meeting, di Ruang Rapat Bupati Lamandau, baru-baru ini.

Kegiatan tersebut, dipimpin langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo, di Istana Negara RI, dan diikuti oleh gubernur, bupati/walikota se Indonesia. Rapat itu, mengangkat tema “Pengamanan Produksi dan Peningkatan Efisiensi rantai pasok untuk mendukung stabilitas harga”.

Pj Bupati mengatakan, pelaksanaan rakornas ini, bertujuan untuk mendorong KDH dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah dalam menyinergikan kebijakan stabilisasi harga dan ketahanan pangan nasional dengan kebijakan pemulihan ekonomi di daerah.

“Selain itu, rakor ini juga dilaksanakan untuk menghasilkan kebijakan pengendalian inflasi daerah yang akan menjadi bahan masukan untuk kebijakan pengendalian inflasi secara Nasional,” katanya, Rabu (19/6/2024) di Nanga Bulik.

Baca Juga :  Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting

Dalam Rakor itu, juga disampaikan bahwa inflasi pada sisa tahun 2024 dan tahun 2025 mendatang diperkirakan akan tetap terkendali rendah dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1%. (bib/hnd)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Penjabat (Pj) Bupati Lamandau Lilis Suriani, mengikuti Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi bersama Kemendagri melalui Zoom Meeting, di Ruang Rapat Bupati Lamandau, baru-baru ini.

Kegiatan tersebut, dipimpin langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo, di Istana Negara RI, dan diikuti oleh gubernur, bupati/walikota se Indonesia. Rapat itu, mengangkat tema “Pengamanan Produksi dan Peningkatan Efisiensi rantai pasok untuk mendukung stabilitas harga”.

Pj Bupati mengatakan, pelaksanaan rakornas ini, bertujuan untuk mendorong KDH dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah dalam menyinergikan kebijakan stabilisasi harga dan ketahanan pangan nasional dengan kebijakan pemulihan ekonomi di daerah.

“Selain itu, rakor ini juga dilaksanakan untuk menghasilkan kebijakan pengendalian inflasi daerah yang akan menjadi bahan masukan untuk kebijakan pengendalian inflasi secara Nasional,” katanya, Rabu (19/6/2024) di Nanga Bulik.

Baca Juga :  Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting

Dalam Rakor itu, juga disampaikan bahwa inflasi pada sisa tahun 2024 dan tahun 2025 mendatang diperkirakan akan tetap terkendali rendah dalam kisaran sasaran 2,5 plus minus 1%. (bib/hnd)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru