NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menghadiri penyerahan hasil perjuangan kebun plasma 20 persen dari PT MMAL senilai total Rp3,1 miliar kepada lebih dari 300 Kepala Keluarga (KK) di Desa Batu Kotam, Kecamatan Bulik, Kamis (17/9/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Rizky menegaskan kepada seluruh warga penerima agar tidak memperjualbelikan lahan atau hak kebun plasma yang telah didapatkan tersebut.
Ia mengingatkan bahwa kebun plasma ini merupakan bentuk investasi jangka panjang yang hasilnya ditujukan untuk menjamin kesejahteraan masa depan seluruh warga beserta anak cucu mereka.
“Sekali lagi ulun tegaskan plasma yang diberikan PT MMAL jangan sampai dijual, ini untuk masa depan sida pian semua. Investasi sampai ke anak cucu,” pesan Bupati Rizky di hadapan para warga yang hadir.
Selain menekankan pentingnya menjaga aset kebun plasma, Bupati Lamandau juga mengimbau masyarakat untuk tidak perlu merasa cemas mengenai biaya pengobatan jika sewaktu-waktu jatuh sakit.
“Apabila ada warga sakit cukup melaporkan kondisi kesehatan mereka kepada Pemerintah Desa (Pemdes) atau Pemerintah Daerah (Pemda) agar segera ditangani oleh petugas medis, jadi jangan jual-jual lahan hanya karena sakit,” tuturnya.
Bupati menjamin seluruh warga Kabupaten Lamandau saat ini telah terdaftar dan ditanggung penuh oleh program BPJS Kesehatan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa seluruh pembiayaan jaminan kesehatan tersebut bersumber langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamandau.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Batu Kotam, Alpiansyah, S.Pd., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan dan pencapaian perjuangan yang telah ditempuh seluruh pihak selama ini.
“Saya menilai penyerahan hak plasma senilai miliaran rupiah tersebut merupakan buah manis dari kesabaran serta kerja keras bersama antara pemerintah desa, warga, dan pemerintah daerah,” ungkap PJ Kades.


