NANGA BULIK, PROKALTENG.CO — Pemerintah Kabupaten Lamandau bersama Kepolisian Resor (Polres) Lamandau menggelar kegiatan coffee morning untuk membahas strategi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 2026. Kegiatan ini berlangsung di Mapolres Lamandau pada Rabu (16/9/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, Kapolres Lamandau AKBP Eko Yusmiarto, Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid, serta unsur terkait dari TNI, Polri, dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Lamandau AKBP Eko Yusmiarto menyampaikan bahwa lonjakan lonjakan titik panas (hotspot) sempat meningkat signifikan pada Agustus 2026 yang mencatatkan sebanyak 4.723 titik.
“Jumlah penanganan sebanyak 4.720 kejadian karhutla berhasil ditangani hingga hari ini,” ungkap AKBP Eko Yusmiarto.
Sementara itu, Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi lintas sektor bersama TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat guna menghadapi ancaman musim kemarau.
“Kita membentuk Tim Satgas Bencana yang melibatkan Koramil, Polsek, dan kecamatan, serta melakukan sosialisasi terkait karhutla dari tingkat kecamatan sampai tingkat desa atau kelurahan,” tutur Rizky. (bib)
NANGA BULIK, PROKALTENG.CO — Pemerintah Kabupaten Lamandau bersama Kepolisian Resor (Polres) Lamandau menggelar kegiatan coffee morning untuk membahas strategi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 2026. Kegiatan ini berlangsung di Mapolres Lamandau pada Rabu (16/9/2026).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, Kapolres Lamandau AKBP Eko Yusmiarto, Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid, serta unsur terkait dari TNI, Polri, dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Lamandau AKBP Eko Yusmiarto menyampaikan bahwa lonjakan lonjakan titik panas (hotspot) sempat meningkat signifikan pada Agustus 2026 yang mencatatkan sebanyak 4.723 titik.
“Jumlah penanganan sebanyak 4.720 kejadian karhutla berhasil ditangani hingga hari ini,” ungkap AKBP Eko Yusmiarto.
Sementara itu, Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi lintas sektor bersama TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat guna menghadapi ancaman musim kemarau.
“Kita membentuk Tim Satgas Bencana yang melibatkan Koramil, Polsek, dan kecamatan, serta melakukan sosialisasi terkait karhutla dari tingkat kecamatan sampai tingkat desa atau kelurahan,” tutur Rizky. (bib)