NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Permukiman (PUPR-Perkim) resmi memulai proyek peningkatan dan pelebaran ruas Jalan Simpang Sepaku-Perigi di Kecamatan Bulik.
Pelaksanaan konstruksi di lapangan telah dimulai sejak Senin (13/7/2026) yang ditandai dengan pemasangan papan informasi proyek di lokasi pengerjaan.
Proyek infrastruktur ini merupakan bagian dari program prioritas penyelenggaraan jalan kabupaten yang bertujuan untuk membuka keterisolasian dan memperlancar arus transportasi masyarakat.
Berdasarkan data papan informasi kegiatan, proyek ini didanai sepenuhnya oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamandau Tahun Anggaran 2026. Berikut adalah rincian teknis pelaksanaan proyek:
* Nilai Kontrak Rp8.608.050.000 (Rp8,6 miliar)
* Kontraktor Pelaksana CV Citra Abadi Jaya
* Masa Pelaksanaan 120 hari kalender (mulai 22 Juni hingga 19 Oktober 2026)
* Fokus Pekerjaan Pelebaran badan jalan dan peningkatan kualitas struktur jalan
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menyampaikan bahwa pembangunan jalan ini merupakan respon langsung pemerintah terhadap aspirasi masyarakat. Meski kondisi keuangan daerah menuntut pembangunan dilakukan secara bertahap, Pemkab Lamandau tetap menaruh perhatian besar pada sektor infrastruktur.
“Mohon bersabar apabila selama pengerjaan terdapat sedikit gangguan lalu lintas. Insyaallah, semua ini demi konektivitas jalan yang lebih baik. Kita selesaikan jalan ini secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah, namun komitmen untuk membangun dan menuntaskan infrastruktur tetap menjadi prioritas,” ujar Rizky kepada wartawan, Selasa (14/7/2026).
Ia juga menambahkan bahwa ruas jalan Simpang Sepaku-Perigi adalah urat nadi perekonomian yang menghubungkan sejumlah wilayah strategis di Kabupaten Lamandau. Selama ini, kerusakan di beberapa titik jalur tersebut kerap menghambat mobilitas warga serta memperlambat distribusi hasil perkebunan yang menjadi mata pencaharian utama penduduk lokal.
“Sehubungan dengan dimulainya aktivitas alat berat dan material di lapangan, kami Pemerintah Kabupaten Lamandau mengimbau kepada seluruh pengguna jalan yang melintasi jalur tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersabar atas potensi kemacetan atau gangguan arus lalu lintas di sejumlah titik,” tuturnya.
Melalui percepatan proyek ini, diharapkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Bulik dan sekitarnya akan semakin mantap, yang pada akhirnya mampu memangkas biaya logistik, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi seluruh masyarakat Lamandau. (bib)


