Diragukan Bisa Melunta, Bupati Lamandau Buktikan Aksi di Sungai Ciliwung

PROKALTENG.CO – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, membuktikan kemahirannya melunta atau menjala ikan saat berkunjung ke Jakarta dengan langsung turun ke tepi Sungai Ciliwung untuk menjawab tantangan seorang konten kreator yang meragukan kemampuannya. Aksi tersebut dilakukan sebagai respons terhadap unggahan di media sosial yang menyangsikan keahliannya dalam melempar jala tradisional.

Tantangan itu bermula dari unggahan seorang konten kreator yang mempertanyakan apakah sang Bupati benar-benar menguasai teknik menjala ikan atau hanya sekadar pencitraan. Tidak membutuhkan waktu lama, tantangan tersebut langsung dijawab di lokasi.

Tanpa menggunakan sandal saat turun ke kali, Rizky tampak tenang dan terampil mempersiapkan jala di tangannya. Dengan satu sentakan yang mantap, jala meluncur dan mengembang sempurna di atas permukaan Sungai Ciliwung.

Baca Juga :  Komitmen Jaga Kekayaan Budaya, 9 Tahun Lamandau Konsisten Gelar Festival Babukung

Aksi spontan tersebut langsung disambut sorakan dari konten kreator yang menantangnya. Sang kreator akhirnya mengakui bahwa kemampuan menombak dan menjala ikan yang dimiliki Bupati Lamandau bukan sekadar klaim.

“Ini bukan gimik. Melempar jala itu butuh keseimbangan dan teknik, tidak bisa instan. Dan hari ini kita lihat sendiri, jala beliau mengembang sempurna,” ujar konten kreator Ariefkamarudin sambil geleng-geleng kepala kagum.

Usai menunjukkan kebolehannya, Rizky memanfaatkan momen tersebut untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Lamandau. Ia menjelaskan bahwa aktivitas menjala atau melunta telah menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat Lamandau, Kalteng.

Ia juga membandingkan kondisi ekosistem sungai di Lamandau dengan sungai di kota-kota besar. Menurutnya, sungai-sungai di Kabupaten Lamandau hingga saat ini masih terjaga keasliannya dan bebas dari polusi berat.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Pemkab Lamandau Ikuti Peluncuran 80 Ribu Koperasi Merah Putih

Kondisi ekosistem yang masih alami membuat sungai-sungai di Lamandau menjadi habitat berbagai jenis ikan air tawar yang melimpah, mulai dari ikan lais, jelawat hingga patin liar.

“Kalau di Ciliwung saya bisa dapat (ikan), bayangkan kalau melunta langsung di sungai-sungai Lamandau. Di sana sungainya masih sangat asri, ikannya melimpah dan variasinya banyak sekali. Alamnya masih perawan,” tutur Bupati sambil tersenyum.

Aksi berani dan bersahabat yang ditunjukkan Bupati Lamandau tersebut tidak hanya berhasil mematahkan keraguan netizen, tetapi juga menjadi sarana promosi wisata dan lingkungan yang dinilai efektif serta sesuai dengan perkembangan zaman. (bib)

PROKALTENG.CO – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, membuktikan kemahirannya melunta atau menjala ikan saat berkunjung ke Jakarta dengan langsung turun ke tepi Sungai Ciliwung untuk menjawab tantangan seorang konten kreator yang meragukan kemampuannya. Aksi tersebut dilakukan sebagai respons terhadap unggahan di media sosial yang menyangsikan keahliannya dalam melempar jala tradisional.

Tantangan itu bermula dari unggahan seorang konten kreator yang mempertanyakan apakah sang Bupati benar-benar menguasai teknik menjala ikan atau hanya sekadar pencitraan. Tidak membutuhkan waktu lama, tantangan tersebut langsung dijawab di lokasi.

Tanpa menggunakan sandal saat turun ke kali, Rizky tampak tenang dan terampil mempersiapkan jala di tangannya. Dengan satu sentakan yang mantap, jala meluncur dan mengembang sempurna di atas permukaan Sungai Ciliwung.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Komitmen Jaga Kekayaan Budaya, 9 Tahun Lamandau Konsisten Gelar Festival Babukung

Aksi spontan tersebut langsung disambut sorakan dari konten kreator yang menantangnya. Sang kreator akhirnya mengakui bahwa kemampuan menombak dan menjala ikan yang dimiliki Bupati Lamandau bukan sekadar klaim.

“Ini bukan gimik. Melempar jala itu butuh keseimbangan dan teknik, tidak bisa instan. Dan hari ini kita lihat sendiri, jala beliau mengembang sempurna,” ujar konten kreator Ariefkamarudin sambil geleng-geleng kepala kagum.

Usai menunjukkan kebolehannya, Rizky memanfaatkan momen tersebut untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Lamandau. Ia menjelaskan bahwa aktivitas menjala atau melunta telah menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat Lamandau, Kalteng.

Ia juga membandingkan kondisi ekosistem sungai di Lamandau dengan sungai di kota-kota besar. Menurutnya, sungai-sungai di Kabupaten Lamandau hingga saat ini masih terjaga keasliannya dan bebas dari polusi berat.

Baca Juga :  Pemkab Lamandau Ikuti Peluncuran 80 Ribu Koperasi Merah Putih

Kondisi ekosistem yang masih alami membuat sungai-sungai di Lamandau menjadi habitat berbagai jenis ikan air tawar yang melimpah, mulai dari ikan lais, jelawat hingga patin liar.

“Kalau di Ciliwung saya bisa dapat (ikan), bayangkan kalau melunta langsung di sungai-sungai Lamandau. Di sana sungainya masih sangat asri, ikannya melimpah dan variasinya banyak sekali. Alamnya masih perawan,” tutur Bupati sambil tersenyum.

Aksi berani dan bersahabat yang ditunjukkan Bupati Lamandau tersebut tidak hanya berhasil mematahkan keraguan netizen, tetapi juga menjadi sarana promosi wisata dan lingkungan yang dinilai efektif serta sesuai dengan perkembangan zaman. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru