NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Puluhan petugas kebersihan di Kota Nanga Bulik mendapatkan kejutan manis menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Meski tidak dialokasikan dalam anggaran resmi, mereka tetap menerima bingkisan parcel lebaran berkat inisiatif mulia para pegawai di lingkup Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Lamandau.
Plt Kepala DLHK Lamandau, Triadi menjelaskan, paket sembako dan kue lebaran tersebut murni berasal dari sumbangan sukarela para pegawai DLHK sebagai bentuk apresiasi kepada rekan sejawat mereka di lapangan.
Dalam penyampaiannya Triadi menekankan betapa krusialnya peran petugas kebersihan bagi wajah kota.
“Ini adalah bentuk rasa terimakasih kami kepada para petugas kebersihan yang telah bekerja keras sejak matahari belum terbit demi kota Nanga Bulik yang bersih, rapi, dan indah. Kami tidak bisa membayangkan bagaimana wajah kota kita tanpa mereka,” ungkap Triadi kepada wartawan, Kamis (12/3).
Ia berharap perhatian kecil ini dapat memacu semangat para petugas dalam menjalankan “tugas mulia” mereka menjaga estetika kabupaten.
Tak hanya sekadar memberikan bingkisan, DLHK Lamandau juga merencanakan program kesejahteraan jangka panjang. Pihaknya akan menyiapkan pemeriksaan kesehatan gratis setiap tiga bulan sekali bagi para petugas lapangan.
“Ikhlaslah dalam bekerja, sehingga pekerjaan yang dilakukan menjadi ibadah. Selamat berbahagia di Hari Raya Idul Fitri,” pesannya kepada puluhan petugas yang hadir.
Kabar penting bagi warga Nanga Bulik kebersihan kota dijamin tetap terjaga sepanjang masa mudik dan lebaran.
Triadi menegaskan bahwa para petugas kebersihan tidak mengambil libur demi memastikan sampah tidak menumpuk saat hari raya.
“Jadwal Kerja Tetap berjalan normal sesuai sif, Tetap masuk pada hari libur, cuti bersama, dan tanggal merah,” ujarnya.
Menutup keterangannya, Triadi sempat melontarkan gurauan ringan mengenai dedikasi tanpa henti para petugasnya.
“Tidak ada libur, semua tetap bekerja sesuai jadwal. Hari libur, cuti bersama, tanggal merah, tetap masuk. Kecuali hari kiamat, hehehe,” pungkasnya sembari bercanda. (bib)


