NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Tim gabungan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Satpoldam, hingga masyarakat di Kabupaten Lamandau terus bergerak cepat menanggulangi karhutla yang melanda wilayah Kecamatan Bulik. Selama empat hari berturut-turut, sejak Senin (7/9/2026) hingga Kamis (10/9/2026), tim berhasil memadamkan seluruh titik api di beberapa lokasi.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, mengonfirmasi bahwa seluruh titik kebakaran yang ditangani oleh personel gabungan saat ini sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya.
“Dalam empat hari terakhir, tim di lapangan bekerja keras menangani beberapa kejadian kebakaran lahan. Alhamdulillahi, berkat sinergi dari seluruh unsur, kondisi saat ini api di seluruh lokasi penanganan sudah sepenuhnya padam,” kata Hendikel, Kamis (10/9/2026).
Hendikel menjelaskan bahwa penanganan pertama dimulai pada Senin (7/9/2026) sore di Desa Kujan, Kecamatan Bulik. Kebakaran vegetasi semak belukar di atas tanah mineral tersebut menghanguskan lahan sekitar 0,5 hektare sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.
Selanjutnya, pada Selasa (8/9/2026) dan Rabu (9/9/2026), kebakaran melanda wilayah Desa Batu Kotam. Pada penanganan hari Selasa, api membakar lahan seluas 1 hektare, sedangkan pada hari Rabu, tim kembali berhasil melokalisasi dan memadamkan lahan seluas 0,5 hektare. Penanganan di Desa Batu Kotam turut melibatkan Masyarakat Peduli Api (MPA) dan warga setempat dengan memanfaatkan sumber air dari danau sekitar.
Kejadian terakhir ditangani pada Kamis (10/9/2026) siang di area perkebunan kelapa sawit milik SMKN 1 Bulik, Samaliba, Nanga Bulik. Laporan warga langsung ditindaklanjuti oleh regu Damkar hingga area terdampak seluas 10×20 meter berhasil dipadamkan menggunakan armada truk tangki.
Hendikel menyampaikan bahwa penyebab pasti kebakaran di seluruh titik tersebut masih belum diketahui.
“Kami terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan,” pungkasnya. (bib)


