Wabup Lamandau Hadiri Pesta Takin Padi, Rayakan Syukur Panen Desa Merambang

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –  Wakil Bupati (Wabup) Lamandau, Abdul Hamid, menghadiri perhelatan Pesta Tradisional Takin Padi yang digelar di Rumah Besar Desa Merambang, Kecamatan Bulik Timur, baru-baru ini.

Acara ini merupakan bentuk syukur masyarakat atas hasil panen yang melimpah serta upaya memperkuat tradisi gotong royong Bahuma Batongah.

Kegiatan yang sarat akan kearifan lokal ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Desa Merambang dan Damang Kecamatan Bulik Timur.

Selain sebagai ritual adat, acara ini menjadi simbol penguatan ekonomi desa sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah.

Wabup Abdul Hamid, menekankan bahwa agenda tahunan ini memiliki makna yang mendalam lebih dari sekadar perayaan. Ia menyebutkan bahwa tradisi ini adalah potret kemesraan hubungan antara manusia dengan sang pencipta dan alam semesta.

Baca Juga :  Kabupaten Lamandau Raih UHC Award dari BPJS Kesehatan,Bupati : Kita Tidak Boleh Berpuas Diri

“Pesta Takin Padi bukan sekadar sebuah tradisi, tetapi merupakan wujud rasa syukur masyarakat kepada Tuhan atas hasil panen yang telah diberikan,” ujar Abdul Hamid, Rabu (8/4) kepada Wartawan.

Ia juga menambahkan bahwa di era modern ini, menjaga warisan leluhur adalah tugas yang berat namun mulia. Menurutnya, tradisi ini adalah simbol keharmonisan yang mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.

Electronic money exchangers listing

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan adat semacam ini. Wabup menjelaskan bahwa selain menjaga nilai leluhur, Pesta Takin Padi memiliki nilai ekonomis yang bisa dikembangkan lebih lanjut.

Secara tidak langsung, Abdul Hamid menyampaikan bahwa kegiatan ini berpotensi besar dalam mendorong sektor pariwisata daerah. Dengan kuatnya kearifan lokal, ekonomi masyarakat diharapkan dapat tumbuh lebih mandiri dan tangguh.

Baca Juga :  Jalan Bukit Hibul Timur dan Trans Lokal Terang, Warga Ngaku Merasa Lebih Aman dan Nyaman

Ia pun berpesan kepada para orang tua untuk mentransfer nilai-nilai budaya ini kepada anak cucu.

“Mari kita wariskan nilai-nilai luhur ini kepada generasi muda, agar mereka tetap mencintai dan bangga terhadap budaya daerahnya,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Wabup mengajak seluruh warga untuk senantiasa menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban lingkungan. Ia meyakini bahwa pembangunan di Kabupaten Lamandau hanya dapat berjalan maksimal jika kondisi masyarakat aman dan damai.

“Semoga hasil panen ke depan semakin melimpah, masyarakat semakin sejahtera, dan kebersamaan selalu terjaga,” pungkasnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –  Wakil Bupati (Wabup) Lamandau, Abdul Hamid, menghadiri perhelatan Pesta Tradisional Takin Padi yang digelar di Rumah Besar Desa Merambang, Kecamatan Bulik Timur, baru-baru ini.

Acara ini merupakan bentuk syukur masyarakat atas hasil panen yang melimpah serta upaya memperkuat tradisi gotong royong Bahuma Batongah.

Kegiatan yang sarat akan kearifan lokal ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Desa Merambang dan Damang Kecamatan Bulik Timur.

Electronic money exchangers listing

Selain sebagai ritual adat, acara ini menjadi simbol penguatan ekonomi desa sekaligus wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah.

Wabup Abdul Hamid, menekankan bahwa agenda tahunan ini memiliki makna yang mendalam lebih dari sekadar perayaan. Ia menyebutkan bahwa tradisi ini adalah potret kemesraan hubungan antara manusia dengan sang pencipta dan alam semesta.

Baca Juga :  Kabupaten Lamandau Raih UHC Award dari BPJS Kesehatan,Bupati : Kita Tidak Boleh Berpuas Diri

“Pesta Takin Padi bukan sekadar sebuah tradisi, tetapi merupakan wujud rasa syukur masyarakat kepada Tuhan atas hasil panen yang telah diberikan,” ujar Abdul Hamid, Rabu (8/4) kepada Wartawan.

Ia juga menambahkan bahwa di era modern ini, menjaga warisan leluhur adalah tugas yang berat namun mulia. Menurutnya, tradisi ini adalah simbol keharmonisan yang mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan adat semacam ini. Wabup menjelaskan bahwa selain menjaga nilai leluhur, Pesta Takin Padi memiliki nilai ekonomis yang bisa dikembangkan lebih lanjut.

Secara tidak langsung, Abdul Hamid menyampaikan bahwa kegiatan ini berpotensi besar dalam mendorong sektor pariwisata daerah. Dengan kuatnya kearifan lokal, ekonomi masyarakat diharapkan dapat tumbuh lebih mandiri dan tangguh.

Baca Juga :  Jalan Bukit Hibul Timur dan Trans Lokal Terang, Warga Ngaku Merasa Lebih Aman dan Nyaman

Ia pun berpesan kepada para orang tua untuk mentransfer nilai-nilai budaya ini kepada anak cucu.

“Mari kita wariskan nilai-nilai luhur ini kepada generasi muda, agar mereka tetap mencintai dan bangga terhadap budaya daerahnya,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Wabup mengajak seluruh warga untuk senantiasa menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban lingkungan. Ia meyakini bahwa pembangunan di Kabupaten Lamandau hanya dapat berjalan maksimal jika kondisi masyarakat aman dan damai.

“Semoga hasil panen ke depan semakin melimpah, masyarakat semakin sejahtera, dan kebersamaan selalu terjaga,” pungkasnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru