27.9 C
Jakarta
Saturday, March 29, 2025

Festival Babukung Dongkrak Kunjungan Wisata ke Lamandau

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO -Ketua Umum  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Atal S Depari, mendampingi Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, membuka Festival Babukung tahun 2023. Kegiatan yang dirangkai dengan karnaval itu dilaksanakan di jalan A Yani, Kota Nanga Bulik, Senin (7/8).  Festival Babukung dongkrak kunjungan wisata ke Lamandau.

Sejumlah pejabat kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, dan juga pejabat dari Pemerintah Provinsi Kalteng.  Turut hadir menyaksikan keunikan Festival kebanggaan masyarakat Kabupaten Lamandau itu.

Bahkan, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (Ketum PWI), Atal S Depari, yang datang ke Kabupaten Lamandau, untuk menghadiri Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Provinsi Kalimantan tahun 2023, juga turut hadir dalam kegiatan pembukaan Festival tersebut.

“Saya  merasa sangat bangga dengan adanya kegiatan festival yang dilaksanakan ini. Ribuan masyarakat menyaksikan dan berbagai macam adat, budaya yang di tampilkan. Pagelaran festival topeng tradisional terbesar di Kalimantan tersebut, merupakan salah satu perhelatan kebanggaan masyarakat Kabupaten Lamandau. Dengan digelarnya kembali kegiatan itu, diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisata ke daerah setempat,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemkab Canangkan Pelestarian Cagar Budaya

Bupati Hendra Lesmana. Mengatakan bahwa Festival Babukung diangkat dari intisari kebudayaan Dayak Tomun yang ada di Kabupaten Lamandau.  “Dimana Babukung yang sebenarnya merupakan acara penghiburan, atas meninggalnya orang dayak di Kalimantan. Khususnya di Kabupaten Lamandau dalam hal ini suku Dayak Tomun,” ungkapnya.

Pemerintah daerah, lanjut dia. Berupaya menjaga kelestarian seni budaya masyarakat. Melalui Festival yang dilaksanakan untuk lebih memperkenalkan budaya kita ke dunia luar.

Di tengah perjalanannya. Festival Babukung banyak sekali pro dan kontra. Namun hal itu tidak menyurutkan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa event ini layak untuk diangkat.

“Kalau tidak ada pengkhususan, maka sulit untuk mendatangkan orang ke Kabupaten Lamandau, yang implikasinya adalah bagaimana ekonomibitu dapat berkembang,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Dukung Perpustakaan di Desa Ginih

Alhamdulillah, kata dia lagi, seiring berjalannya waktu. Masyarakat dapat memahami arti penting kegiatan seperti yang kita laksanakan hari ini.

Dijelaskan Bupati, suatu even di daerah akan mampu menarik pengunjung lebih banyak. Jika ada rasa kebanggaan terhadap event yang dimiliki.

Bupati juga menitipkan pesan kepada Ketum PWI dan para insan pers di Kalimantan Tengah. Untuk membantu mempromosikan sektor pariwisata yang ada di Lamandau.

“Bantu kami membangun persepsi tentang pariwisata yang baik. Misalnya keindahan alam, yang dilihat adalah keindahannya,” harapnya. (Bib/Free/ind)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO -Ketua Umum  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Atal S Depari, mendampingi Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, membuka Festival Babukung tahun 2023. Kegiatan yang dirangkai dengan karnaval itu dilaksanakan di jalan A Yani, Kota Nanga Bulik, Senin (7/8).  Festival Babukung dongkrak kunjungan wisata ke Lamandau.

Sejumlah pejabat kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, dan juga pejabat dari Pemerintah Provinsi Kalteng.  Turut hadir menyaksikan keunikan Festival kebanggaan masyarakat Kabupaten Lamandau itu.

Bahkan, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (Ketum PWI), Atal S Depari, yang datang ke Kabupaten Lamandau, untuk menghadiri Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Provinsi Kalimantan tahun 2023, juga turut hadir dalam kegiatan pembukaan Festival tersebut.

“Saya  merasa sangat bangga dengan adanya kegiatan festival yang dilaksanakan ini. Ribuan masyarakat menyaksikan dan berbagai macam adat, budaya yang di tampilkan. Pagelaran festival topeng tradisional terbesar di Kalimantan tersebut, merupakan salah satu perhelatan kebanggaan masyarakat Kabupaten Lamandau. Dengan digelarnya kembali kegiatan itu, diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisata ke daerah setempat,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemkab Canangkan Pelestarian Cagar Budaya

Bupati Hendra Lesmana. Mengatakan bahwa Festival Babukung diangkat dari intisari kebudayaan Dayak Tomun yang ada di Kabupaten Lamandau.  “Dimana Babukung yang sebenarnya merupakan acara penghiburan, atas meninggalnya orang dayak di Kalimantan. Khususnya di Kabupaten Lamandau dalam hal ini suku Dayak Tomun,” ungkapnya.

Pemerintah daerah, lanjut dia. Berupaya menjaga kelestarian seni budaya masyarakat. Melalui Festival yang dilaksanakan untuk lebih memperkenalkan budaya kita ke dunia luar.

Di tengah perjalanannya. Festival Babukung banyak sekali pro dan kontra. Namun hal itu tidak menyurutkan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa event ini layak untuk diangkat.

“Kalau tidak ada pengkhususan, maka sulit untuk mendatangkan orang ke Kabupaten Lamandau, yang implikasinya adalah bagaimana ekonomibitu dapat berkembang,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Dukung Perpustakaan di Desa Ginih

Alhamdulillah, kata dia lagi, seiring berjalannya waktu. Masyarakat dapat memahami arti penting kegiatan seperti yang kita laksanakan hari ini.

Dijelaskan Bupati, suatu even di daerah akan mampu menarik pengunjung lebih banyak. Jika ada rasa kebanggaan terhadap event yang dimiliki.

Bupati juga menitipkan pesan kepada Ketum PWI dan para insan pers di Kalimantan Tengah. Untuk membantu mempromosikan sektor pariwisata yang ada di Lamandau.

“Bantu kami membangun persepsi tentang pariwisata yang baik. Misalnya keindahan alam, yang dilihat adalah keindahannya,” harapnya. (Bib/Free/ind)

Terpopuler

Artikel Terbaru