Rumor kepulangan Pratama Arhan ke sepak bola Indonesia mulai ramai dibicarakan menjelang dibukanya bursa transfer musim baru.
Bek kiri Timnas Indonesia itu dikabarkan masuk radar klub promosi Garudayaksa FC dan berpeluang kembali bermain di kompetisi domestik setelah menjalani karier di luar negeri dalam beberapa tahun terakhir.
Kabar tersebut pertama kali ramai muncul melalui laporan media sepak bola dan komunitas transfer pemain. Nama Arhan disebut menjadi salah satu target utama Garudayaksa FC untuk memperkuat skuad mereka menghadapi musim debut di kasta tertinggi.
Meski begitu, situasi transfer ini dipastikan tidak akan berjalan mudah. Saat ini Arhan masih berstatus pemain Bangkok United di Liga Thailand dengan kontrak yang berlaku hingga Juni 2027. Artinya, jika Garudayaksa serius ingin memboyong pemain berusia 24 tahun tersebut, maka proses transfer harus melibatkan kesepakatan resmi dengan klub asal Thailand itu.
Selain persoalan kontrak, kondisi fisik Arhan juga masih menjadi perhatian. Eks pemain PSIS Semarang tersebut diketahui sedang menjalani pemulihan usai operasi lutut yang dilakukan pada Februari 2026.
Cedera itu membuatnya harus menepi cukup lama dan belum kembali tampil dalam pertandingan kompetitif.
Walau sedang dalam masa pemulihan, nama Arhan tetap dianggap memiliki nilai besar di sepak bola Indonesia.
Pengalamannya bermain di Jepang, Korea Selatan, hingga Thailand membuatnya menjadi salah satu pemain Indonesia dengan pengalaman internasional paling lengkap dalam beberapa tahun terakhir.
Karier luar negeri Arhan dimulai ketika ia bergabung dengan Tokyo Verdy pada 2022. Setelah itu ia sempat melanjutkan perjalanan di Korea Selatan bersama Suwon FC sebelum akhirnya pindah ke Bangkok United pada awal 2025.
Di klub Thailand tersebut, Arhan mendapatkan menit bermain yang lebih baik dibanding periode sebelumnya di Jepang maupun Korea Selatan.
Selain kontribusinya di level klub, Arhan juga masih menjadi bagian penting Timnas Indonesia. Ia dikenal sebagai pemain yang memiliki stamina kuat, agresif saat membantu serangan, serta lemparan ke dalam khas yang beberapa kali menjadi senjata mematikan bagi skuad Garuda.
Rumor ketertarikan Garudayaksa FC terhadap Arhan juga dinilai cukup masuk akal. Sebagai klub promosi, Garudayaksa tentu membutuhkan pemain dengan pengalaman dan popularitas besar untuk meningkatkan kualitas tim sekaligus menarik perhatian publik.
Jika transfer ini benar terjadi, kehadiran Arhan diyakini bisa memberi dampak besar, baik dari sisi teknis maupun komersial.
Popularitasnya sebagai salah satu pemain Timnas Indonesia dengan basis penggemar besar dapat membantu meningkatkan eksposur klub dalam waktu singkat.
Di sisi lain, keputusan kembali ke Indonesia juga bisa menjadi langkah realistis bagi Arhan yang tengah fokus memulihkan kondisi pasca cedera. Bermain di kompetisi domestik mungkin memberi ruang adaptasi yang lebih nyaman sebelum kembali mencapai performa terbaiknya.
Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Garudayaksa FC maupun Bangkok United terkait rumor tersebut.
Namun kabar ini sudah cukup menarik perhatian pencinta sepak bola nasional, terutama karena masa depan Arhan memang terus menjadi sorotan sejak menjalani karier di luar negeri.
Bila transfer itu benar terealisasi, maka Liga Indonesia berpotensi kembali kedatangan salah satu pemain Timnas paling populer dalam beberapa tahun terakhir.
Publik pun kini tinggal menunggu apakah rumor tersebut akan berkembang menjadi negosiasi serius atau hanya sebatas spekulasi bursa transfer semata.(jpc)


