PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Lamandau kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Kali ini, Bumi Bahaum Bakuba tersebut berhasil meraih Penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Kalimantan untuk kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.
Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, yang hadir mewakili Bupati dalam acara yang berlangsung di Balikpapan, baru-baru ini. Selain trofi penghargaan, Kabupaten Lamandau juga diganjar hadiah berupa suntikan Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp2 miliar.
Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, menyampaikan rasa syukurnya atas apresiasi tersebut. Menurutnya, penghargaan ini adalah buah dari kerja keras lintas sektor di lingkungan Pemkab Lamandau.
“Capaian ini merupakan bukti nyata sinergi seluruh OPD dan masyarakat dalam menekan angka stunting serta mengentaskan kemiskinan. Dana insentif sebesar 2 miliar rupiah ini nantinya akan kami kembalikan untuk memperkuat program-program kerakyatan, khususnya pemenuhan gizi balita dan pemberdayaan ekonomi keluarga prasejahtera agar hasilnya lebih optimal,” ujar Abdul Hamid, Kamis (7/5).
Dihubungi secara terpisah, Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, turut memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja di lapangan. Ia menekankan bahwa penghargaan ini bukan merupakan titik akhir, melainkan motivasi untuk bekerja lebih keras.
“Penghargaan ini adalah kado bagi seluruh masyarakat Lamandau. Namun, yang terpenting bagi kami bukanlah sekadar pialanya, melainkan bagaimana dampak nyata di lapangan. Kami berkomitmen untuk terus menurunkan angka stunting hingga mencapai target nasional, serta memastikan bahwa angka kemiskinan di daerah kita terus mengalami tren penurunan setiap tahunnya,” jelas Rizky Aditya Putra.
Dengan tambahan dana DID ini, Pemkab Lamandau berencana mempercepat pembangunan infrastruktur sanitasi dan penguatan ketahanan pangan di tingkat desa sebagai langkah preventif jangka panjang dalam penanganan stunting. (bib)

