Pemkab Lamandau Gelar Gerakan Indonesia Asri dan Jumat Barosih di Nanga Bulik

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Lamandau memusatkan kegiatan Jumat Barosih dan Gerakan Indonesia Asri di Alun-alun Kota Nanga Bulik, Jumat (6/3/2026).

Aksi bersih-bersih ini, melibatkan kolaborasi antara jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI, serta Polri guna menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih tertata dan nyaman.

Agenda yang direncanakan berlangsung rutin setiap hari Jumat ini sebagai bagian dari komitmen daerah terhadap kelestarian lingkungan.

Meski melibatkan aparatur negara dalam aksi lapangan, pemerintah memastikan bahwa kualitas pelayanan publik kepada masyarakat tetap terjaga dan berjalan normal tanpa ada gangguan berarti.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra menegaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri tersebut, merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan demi mewujudkan lingkungan yang sehat. Program ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat untuk lebih mencintai lingkungan sekitar.

“Pelaksanaan Jumat Barosih ini, dimulai pagi hari hingga pukul 10.30 WIB. Khusus selama bulan suci Ramadan, sesi olahraga bersama ditiadakan untuk menghormati ibadah puasa dan akan kembali dilaksanakan secara normal setelah Idul Fitri 1447 H,” ujar Rizky.

Baca Juga :  Koperasi Batu Dara Omas Diharapkan Jadi Soko Guru Ekonomi Kerakyatan

Dia menambahkan bahwa setiap OPD memiliki tanggung jawab besar sebagai koordinator lapangan. Para pimpinan instansi diinstruksikan untuk membagi area kerja bakti secara merata dan memastikan pengawasan berjalan efektif agar seluruh titik sasaran benar-benar bersih dari sampah.

Electronic money exchangers listing

Dalam pelaksanaannya, seluruh pihak diwajibkan berkoordinasi intensif dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Lamandau. Sinergi ini juga diperkuat oleh jajaran Polres Lamandau dan Kodim 1017/Lmd untuk memperluas jangkauan area pembersihan di ruang-ruang publik.

Rizky juga memberikan instruksi tegas agar peserta tidak membuang atau membakar sampah, baik organik maupun anorganik.

“Selain itu, laporan kegiatan yang terdokumentasi harus segera dikirimkan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Inspektorat Kabupaten Lamandau paling lambat pukul 15.00 WIB pada hari yang sama,” jelasnya.

Baca Juga :  Dengan Keterbukaan Informasi Publik Harapan Baru Demokrasi dan Terwujudnya Good Governance

Sementara itu, Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Menurutnya, keterlibatan personel kepolisian adalah bentuk bakti sosial sekaligus upaya mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta keasrian wilayah Lamandau.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar bersih-bersih, melainkan juga menjalin silaturahmi antar semua Instasi. Ini agar terjalin silaturahmi, komunikasi yang baik dan silaturahmi,”ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Dandim 1017/Lmd Letkol Arm. Ady Kurniawan menuturkan bahwa TNI siap bersinergi secara berkelanjutan.

“Saya menekankan bahwa lingkungan yang bersih adalah fondasi bagi kesehatan masyarakat. Sehingga gerakan ini harus dijadikan budaya rutin yang tidak hanya dilakukan saat seremoni semata,”ujarnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Lamandau memusatkan kegiatan Jumat Barosih dan Gerakan Indonesia Asri di Alun-alun Kota Nanga Bulik, Jumat (6/3/2026).

Aksi bersih-bersih ini, melibatkan kolaborasi antara jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI, serta Polri guna menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih tertata dan nyaman.

Agenda yang direncanakan berlangsung rutin setiap hari Jumat ini sebagai bagian dari komitmen daerah terhadap kelestarian lingkungan.

Electronic money exchangers listing

Meski melibatkan aparatur negara dalam aksi lapangan, pemerintah memastikan bahwa kualitas pelayanan publik kepada masyarakat tetap terjaga dan berjalan normal tanpa ada gangguan berarti.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra menegaskan bahwa Gerakan Indonesia Asri tersebut, merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan demi mewujudkan lingkungan yang sehat. Program ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat untuk lebih mencintai lingkungan sekitar.

“Pelaksanaan Jumat Barosih ini, dimulai pagi hari hingga pukul 10.30 WIB. Khusus selama bulan suci Ramadan, sesi olahraga bersama ditiadakan untuk menghormati ibadah puasa dan akan kembali dilaksanakan secara normal setelah Idul Fitri 1447 H,” ujar Rizky.

Baca Juga :  Koperasi Batu Dara Omas Diharapkan Jadi Soko Guru Ekonomi Kerakyatan

Dia menambahkan bahwa setiap OPD memiliki tanggung jawab besar sebagai koordinator lapangan. Para pimpinan instansi diinstruksikan untuk membagi area kerja bakti secara merata dan memastikan pengawasan berjalan efektif agar seluruh titik sasaran benar-benar bersih dari sampah.

Dalam pelaksanaannya, seluruh pihak diwajibkan berkoordinasi intensif dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Lamandau. Sinergi ini juga diperkuat oleh jajaran Polres Lamandau dan Kodim 1017/Lmd untuk memperluas jangkauan area pembersihan di ruang-ruang publik.

Rizky juga memberikan instruksi tegas agar peserta tidak membuang atau membakar sampah, baik organik maupun anorganik.

“Selain itu, laporan kegiatan yang terdokumentasi harus segera dikirimkan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Inspektorat Kabupaten Lamandau paling lambat pukul 15.00 WIB pada hari yang sama,” jelasnya.

Baca Juga :  Dengan Keterbukaan Informasi Publik Harapan Baru Demokrasi dan Terwujudnya Good Governance

Sementara itu, Kapolres Lamandau AKBP Joko Handono menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Menurutnya, keterlibatan personel kepolisian adalah bentuk bakti sosial sekaligus upaya mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta keasrian wilayah Lamandau.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar bersih-bersih, melainkan juga menjalin silaturahmi antar semua Instasi. Ini agar terjalin silaturahmi, komunikasi yang baik dan silaturahmi,”ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Dandim 1017/Lmd Letkol Arm. Ady Kurniawan menuturkan bahwa TNI siap bersinergi secara berkelanjutan.

“Saya menekankan bahwa lingkungan yang bersih adalah fondasi bagi kesehatan masyarakat. Sehingga gerakan ini harus dijadikan budaya rutin yang tidak hanya dilakukan saat seremoni semata,”ujarnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru